- Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Minggu (7/6/2026).
- Dalam insiden tragis tersebut tiga penumpang ambulans meninggal di lokasi kejadian.
- Penyelidikan sementara, sopir ambulans diduga mengalami microsleep karena kelelahan.
SuaraRiau.id - Tiga penumpang ambulans dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai KM 25+800 Jalur B Kandis Siak, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Kecelakaan maut tersebut terjadi akibat sopir ambulans Toyota Innova diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat karena kelelahan. Akibat benturan dengan truk, mobil nahas itupun terbalik.
"Saat petugas tiba di lokasi, truk trailer tersebut diketahui sempat berstatus dalam penyelidikan (lidik) karena pengemudinya melarikan diri dari tempat kejadian sesaat setelah benturan keras terjadi," kata Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, Senin (8/6/2026).
Mobil ambulans yang dikemudikan Doni Afrizal (39), seorang warga Jalan Sekip, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, melaju dari arah Bathin Solapan menuju arah Pekanbaru sebelum kecelakaan.
"Kronologi kejadian bermula ketika ambulans melaju dengan kecepatan tertentu, kemudian setibanya di KM 25/800 B, mobil tersebut langsung menghantam bagian samping kiri truk trailer yang berada tepat di depannya," jelas Eko.
Terkejut dengan benturan tersebut, sopir ambulans spontan membanting setir ke kanan guna menghindari dampak yang lebih fatal.
Namun, tindakan refleks tersebut justru menyebabkan mobil ambulans hilang keseimbangan hingga terbalik di tengah jalan tol.
Benturan pun tak terelakkan hingga posisi mobil terbalik, hingga menyebabkan tiga orang penumpang ambulans dilaporkan tewas di lokasi kejadian.
Sementara dua orang penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Menindaklanjuti laporan kecelakaan darurat tersebut, petugas Jasa Raharja Samsat Kandis segera melakukan koordinasi intensif dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Siak.
Langkah cepat ini diambil guna mempercepat pendataan identitas para korban beserta ahli waris yang sah, sekaligus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit tempat korban luka dirawat untuk memastikan mereka segera memperoleh jaminan biaya perawatan sesuai regulasi.
Saat ini, Satlantas Polres Siak juga masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.