SuaraRiau.id - Kasus dugaan korupsi yang menjerat pejabat di Riau terungkap dalam waktu berdekatan belakangan ini.
Pertama ada Kepala Dinas ESDM Riau, Indra Agus Lukman yang ditetapkan tersangka. Kemudian, tiga hari lalu, Bupati Kuansing, Andi Putra ditangkap OTT KPK.
Beberapa waktu sebelumnya ada Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Wali Kota Dumai Zulkifli AS yang juga berurusan dengan KPK.
Jika dirunut ke belakang, ada sejumlah pejabat di Riau yang pernah berurusan dengan hukum karena terlibat korupsi, mulai dari gubernur, bupati, wali kota dan sekretaris daerah.
Ketua Komisi I DPRD Riau Ade Agus Hartanto mengaku prihatin sebab ada lagi pejabat yang tersandung kasus korupsi yang terjadi dalam waktu berdekatan.
"Prihatin serta miris karena belum lama ini Kadis ESDM Indra Agus. Tiga hari lalu Pak Andi Putra. Apapun kondisinya yang bersangkutan harus siap menjelaskan apa yang terjadi, kita tidak bisa berspekulasi banyak. Kami hanya sampaikan rasa prihatin terhadap kondisi Riau saat ini," ujarnya pada Jumat (22/10/2021).
Mengutip Antara, Ade meminta agar para pejabat siap mempertanggungjawabkan apa yang terjadi. Khususnya di Kuansing karena menjerat kepala daerah yang belum lama menjabat.
"Khususnya di Kuansing belum genap lima bulan menjabat sudah tersandung masalah hukum, mudah-mudahan segera dapat jawaban pasti tentang apa yang terjadi. Kalau terbukti bersalah sebagai warga negara yang patuh harus siap dengan konsekuensi hukum," kata Ade.
PolitisiPKB ini berharap tidak ada lagi kepala daerah, pejabat dan oknum pemerintahan yang tersandung kasus rasuah di Bumi Lancang Kuning. Pemprov, Pemkab, Pemkot hingga ke pemerintahan desa harus bersih dari praktik tindakan korupsi.
"Harapan kita ini kasus terakhir, jangan ada lagi masalah seperti ini. Harus tercipta pemerintahan daerah yang bersih, sehingga dapat berjalan semestinya guna mempercepat roda pertumbuhan dan pembangunan daerah," kata Ade. (Antara)