Catat! Makan Mi Instan Campur Nasi Putih Ternyata Bahayakan Kesehatan

Bahkan, ada 'budaya' menambahkan nasi putih karena dirasa satu porsi mi instan belum cukup mengenyangkan.

Eko Faizin
Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:52 WIB
Catat! Makan Mi Instan Campur Nasi Putih Ternyata Bahayakan Kesehatan
Ilustrasi mi instan tambah nasi putih. [Instagram/@_awcringe]

SuaraRiau.id - Mi instan masih menjadi favorit masyarakat lantaran banyak pilihan rasa dan praktis. Menyajikan mi sangat mudah hanya perlu merebusnya selema beberapa menit.

Di Indonesia, mi instan terbagi dua yaitu rebus dan goreng. Dalam penyajiannya, mi kerap dtambah toping seperti telur, sosis, bakso hingga sayur agar lezat saat dinikmati.

Bahkan, ada 'budaya' menambahkan nasi putih karena dirasa satu porsi mi instan belum cukup mengenyangkan.

Banyak orang merasa bahwa kombinasi mi instan dan nasi adalah hal yang wajar dan aman dikonsumsi.

Apalagi mengingat istilah bahwa makan mi instan belum lengkap tanpa nasi. Sayangnya, kebiasaan mengonsumsi mi instan dengan nasi ini ternyata dapat membahayakan kesehatan.

Seorang ahli penyakit dalam, Prof Dr dr H Ari Fahrial Syah, mengungkapkan bahwa mi instan dan nasi sama-sama mengandung karbohidrat.

Satu bungkus mi instan dan satu centong nasi putih mengandung masing-masing sekitar 40 gram dan 38 gram karbohidrat.

Jika dikonsumsi secara bersamaan, kalori yang terkandung dalam keduanya akan sangat tinggi. Dalam 100 gram atau satu centong nasi terdapat 152 kalori dan satu bungkus mi instan mengandung 350 kalori.

Oleh karena itu, jika dikonsumsi secara bersamaan, tubuh akan menerima sekitar 500 kalori sehingga memicu lemak pada tubuh.

Akhirnya, hal ini akan memicu kenaikan berat badan berlebih atau obesitas yang sangat membahayakan.

Dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, penderita obesitas lebih berisiko berkali-kali lipat terkena penyakit kronik. Di antaranya adalah serangan jantung koroner, stroke, diabetes mellitus, hipertensi, bahkan hingga kanker.

Tak hanya itu, mengonsumsi mi Instan dannasi bersamaan, ahli juga sangat tidak menyarankan untuk mengonsumsi mi instan setiap hari.

Pasalnya, mi instan mengandung sodium yang sangat tinggi sehingga meningkatkan risiko kanker perut, penyakit jantung, dan stroke.

Mi instan juga merupakan makanan dengan rendah nilai nutrisi, termasuk protein, serat, vitamin A, vitamin C, vitamin B12, kalsium, magnesium dan kalium.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini