- Video bernarasi pembakaran rumah terduga bandar narkoba di Rohul viral.
- Terkait informasi heboh itu, kepolisian setempat memberikan klarifikasinya.
- Polres Rokan Hulu menyebut bahwa peristiwa tersebut tidaklah benar.
SuaraRiau.id - Video menampilkan aksi warga terhadap peredaran narkoba di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) viral di media sosial.
Rekaman yang bernarasi pembakaran rumah bandar narkoba tersebut akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari pihak kepolisian.
Polres Rokan Hulu menegaskan bahwa informasi yang beredar terkait adanya pembakaran rumah maupun tindakan anarkis oleh masyarakat tidak benar.
Kasi Humas Polres Rokan Hulu, AKP Yohanes Tindaon menuturkan kejadiam itu bermula dari rapat komitmen bersama yang digelar masyarakat, aparat desa dan aparat untuk membahas langkah pemberantasan peredaran narkoba yang dinilai meresahkan warga.
"Setelah rapat komitmen, warga bersama aparat desa dan Kapolsek melakukan patroli ke lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan narkoba," ujarnya, Minggu (10/5/2026).
Setelah rapat selesai, masyarakat bersama aparat desa dan Kapolsek Bonai Darussalam melakukan patroli ke sejumlah titik yang diduga kerap dijadikan lokasi transaksi maupun penyalahgunaan narkoba.
Menurut Yohanes, lokasi pertama yang didatangi berupa sebuah rumah yang sebelumnya dicurigai berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.
Namun saat dilakukan pemeriksaan, rumah tersebut dalam kondisi kosong dan tak ditemukan penghuni. Warga menemukan sejumlah alat yang diduga digunakan untuk memakai narkoba di sekitar lokasi.
"Di lokasi pertama tidak ditemukan penghuni rumah. Namun masyarakat menemukan beberapa alat yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.
Video kegiatan patroli warga itu kemudian viral di media sosial hingga disebut pembakaran rumah oleh massa yang diduga kesal dengan maraknya peredaran narkoba di wilayah itu.
Melansir Riauonline--jaringan Suara.com, pihak kepolisian menegaskan narasi tersebut tidak sesuai fakta di lapangan.
Yohanes menjelaskan, api yang terlihat dalam video bukan berasal dari pembakaran rumah, melainkan pembakaran selang bekas dan tumpukan sampah di sekitar lokasi oleh warga.
"Tidak ada aksi anarkis. Pembakaran itu hanya membakar selang dan sampah-sampah oleh warga," tegasnya.
Pihak kepolisian juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi kondusif tanpa adanya kerusakan rumah ataupun tindakan melawan hukum.
Sementara itu, Kapolsek Bonai Darussalam, Iptu Abdau Wardiyoso, mengapresiasi kepedulian masyarakat dalam membantu memerangi peredaran narkoba di lingkungan mereka.