Pasar Game Indonesia Meningkat, Duit Puluhan Triliun Pergi ke Luar Negeri

Bahkan, setiap tahun masyarakat menghabiskan hingga Rp 25 hingga 30 triliun untuk game.

Eko Faizin
Sabtu, 02 Oktober 2021 | 09:13 WIB
Pasar Game Indonesia Meningkat, Duit Puluhan Triliun Pergi ke Luar Negeri
Ilustrasi industri game. [Mauro Pimentel/AFP]

SuaraRiau.id - Industri game saat ini merupakan salah satu industri entertainment digital terbesar di dunia. Sementara pasar game Indonesia menempati urutan 16 di dunia.

Hal itu disampaikan Ketua Asosiasi Game Indonesia (AGI) Cipto Adiguno di kanal YouTube Kemenparekraf.

Bahkan, setiap tahun masyarakat menghabiskan hingga Rp 25 hingga 30 triliun untuk game.

"Pertumbuhannya salah satu yang paling cepat di 2020, diperkirakan naiknya 32 persen," kata Cipto dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (2/10/2021).

Ia mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang memacu perrtumbuhan game ndonesia, yakni penetrasi internet yang lebih baik dan harga handphone yang lebih murah.

Tak hanya itu, pembatasan aktivitas masyarakat akibat pandemi Covid-19 membuat game menjadi hiburan yang mudah didapatkan di tahun 2020.

Dukungan pemerintah juga membuat industri game Indonesia tumbuh pesat dengan compound annual growth rate 51 persen dari tahun 2018 sampai 2019.

"Ini pertumbuhan yang luar biasa bahkan dibanding market yang tumbuhnya cukup besar. Di 2020 diperkirakan menghasilkan 8,64 juta dolar tapi sayangnya itu cuma setengah persen dari market kita," ujar Cipto.

Lebih lanjut, AGI memperkirakan hingga 2025 Indonesia masih akan menjadi pasar.

Cipto menyatakan bahwa sebagian besar game di Indonesia masih menghasilkan uang yang 'pergi ke luar negeri.'

"Kalau dilihat tahun 2020 kemarin berarti 99,5 persen dari 25 triliun itu pergi ke luar negeri," kata dia.

Cipto pun mengungkapkan, AGI sudah bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk mencari cara agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga bisa menghasilkan produk yang kompetitif.

Ia lalu mencontohkan, Polandia merupakan salah satu negara yang sukses dalam mengembangkan industri game-nya.

Cipto mengatakan, meski Indonesia sudah memiliki game-game yang sukses, angkanya masih di kisaran USD 1 sampai 3 juta.

"Kesuksesan ini pun tidak terjadi setiap tahun dari perusahaan yang sama. Jadi dalam konteks dunia, kita sebagian besar masih di tier 4. Jadi masih jauh dari kompetitor kita di luar sana," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini