facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi, Ratusan Kios Pedagang Hangus

Eko Faizin Sabtu, 11 September 2021 | 11:48 WIB

Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi, Ratusan Kios Pedagang Hangus
Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi. [Covesia.com]

Ia mengatakan seluruh armada Damkar Kota Bukittinggi diturunkan dan dibantu Damkar dari beberapa daerah lainnya.

SuaraRiau.id - Kebakaran terjadi di Pasar Bawah Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (11/9/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bukittinggi Martius Bayu menyebut bahwa dalam kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi itu menghanguskan kios serta lapak pedagang. Diperkirakan ada ratusan kios dan lapak yang terdampak kebakaran.

"Belum diketahui total kerugian dan jumlah kios pedagang yang terbakar, saat ini kami fokuskan pada pemadaman dan pendinginan," kata Martius dikutip dari Antara, Sabtu (11/9/2021).

Ia mengatakan seluruh armada Damkar Kota Bukittinggi diturunkan dan dibantu Damkar dari beberapa daerah lainnya.

"Ada bantuan dari Damkar Agam, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang, dan Padang, kita masuk dari tiga penjuru untuk memadamkan api," kata dia.

Kejadian ini membuat warga berdatangan ke pasar tradisional itu untuk membantu dan mengecek lapak dagangan mereka.

"Saya datang ke Pasar Bawah dan melihat api akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB, sebelum Subuh," kata seorang warga, Januar Jamil.

Menurutnya, akses jalan dan tempat pengambilan air untuk pemadaman sangat membantu tugas petugas.

"Alhamdulillah, api cepat dipadamkan, petugas Damkar berjuang luar biasa hingga api tidak menjalar ke los pedagang lainnya," kata dia.

Saat ini, petugas masih mendata total kerugian dan detail jumlah kios atau lapak pedagang yang terbakar. Dari beberapa video yang beredar di media sosial, terlihat salah satu lapak pedagang yang berisi puluhan ekor ayam terbakar dalam kejadian ini.

Kebakaran pasar di Bukittinggi sebelumnya juga pernah terjadi, paling besar terjadi di Pasar Ateh pada 2017. (Antara)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait