alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Dentuman Disertai Kilatan Cahaya di Rohul, Warga Duga Meteor Jatuh

Eko Faizin Senin, 06 September 2021 | 15:21 WIB

Geger Dentuman Disertai Kilatan Cahaya di Rohul, Warga Duga Meteor Jatuh
Kepolisian dan aparat desa menunjuk lokasi kebun sawit yang diduga tempat jatuhnya meteor di Rokan Hulu. [Ist]

Warga menduga, suara yang berasal dari kebun sawit tersebut merupakan ledakan akibat meteor jatuh.

SuaraRiau.id - Suara dentuman keras menggegerkan warga Desa Rambah Muda, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pada Sabtu (4/9/2021).

Warga menduga, suara yang berasal dari kebun sawit tersebut merupakan ledakan akibat meteor jatuh.

Polsek Rambah Hilir dan pemerintah Desa Rambah Muda berkoordinasi pasca beredarnya informasi suara dentuman di wilayah tersebut.

Menurut Kepala Desa Rambah Muda, Rian Denny Setiawan, dirinya mendengar suara dentuman di seputaran Desa Rambah Muda.

“Saya kemudian membuka media sosial dari Facebook dan melihat status dari warga bernama Warsono. Setelah itu saya menjumpai Warsono dan dirinya menceritakan melihat cahaya dari langit dan beberap detik kemudian terdengar suara dentuman,” ucapnya kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (6/9/2021).

Kepala Desa menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan warga yang ia terima, ledakan berasal dari langit dan sempat terlihat api dari atas langit sebelum terdengar suara ledakan.

“Ada warga kami bernama Warsono, dan satu orang lainnya yang melihat, di atas langit ketika sedang ke ladang, seperti ada benda terbakar dan terang berekor setelah 10 detik baru ada dentuman keras dua kali,” tutur Rian.

Ia pun menduga, suara ledakan itu merupakan meteor yang jatuh ke bumi.

“Bukan seperti guntur, saya dan masyarakat menduga itu meteor, tapi kami masih menunggu informasi akurat,” ungkap Rian.

Sementara itu, Kapolsek Rambah Hilir, Iptu Suheri Sitorus mengatakan, suara dentuman terjadi pada Sabtu, 4 September 2021, saksi atas nama Warsono saat itu pergi ke kebun sawit miliknya.

“Warsono melihat cahaya di langit bergerak dari arah timur ke barat. Sekitar 30 detik kemudian terdengar suara dentuman sebanyak dua kali secara beruntun,” ujar dia.

Komentar

Berita Terkait