- Mahasiswi UIN Suska Riau korban pembacokan dilarikan ke rumah sakit.
- Kondisi Farradila Ayu Pramesti berangsur membaik setelah sempat pingsan.
- Korban direncanakan akan dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.
SuaraRiau.id - Korban pembacokan mahasiswa di kampus UIN Suska Riau ternyata bernama Farradila Ayu Pramesti yang merupakan mahasiswi semester 8 Jurusan Hukum.
Informasi tersebut dikonfirmasi oleh paman korban Herwansyah, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Kamis (26/2/2026).
"Tadi dia berangkat pagi karena ada jadwal sempro (seminar proposal). Tapi kemudian saya mendapat kabar dia dibacok," ujar Herwansyah.
Dia menjelaskan, Farradila telah tinggal bersamanya selama kurang lebih empat tahun.
Saat ini korban direncanakan akan dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Tadi sempat pingsan, barusan Alhamdulilah sudah sadar. Orangtuanya di Tanjung Pinang sudah tahu. Hari ini juga langsung berangkat ke Pekanbaru," tambahnya.
Sementara itu, aparat kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, menyampaikan bahwa penanganan kasus kini berada di bawah kewenangan Polsek Binawidya.
"Kasusnya saat ini ditangani Polsek Binawidya," ujarnya singkat.
Kanit Reskrim Polsek Binawidya, Iptu Santo Morlando, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan informasi awal, aksi pembacokan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di area kampus.
"Benar, kejadiannya di kampus sekitar pukul 07.30 WIB. Saat ini anggota masih melakukan olah tempat kejadian perkara," jelasnya.
Korban tergeletak bersimbah darah dengan pelaku yang duduk di sampingnya sebelum berhasil dilepas pihak keamanan kampus.
Petugas langsung memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi dan mempermudah proses penyelidikan.
Sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian turut dimintai keterangan guna mengungkap kronologi serta motif pelaku.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun korban mengalami luka akibat senjata tajam dan sempat mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit.
Hingga kini, motif di balik aksi pembacokan itu masih dalam penyelidikan. Situasi kampus yang sempat tegang berangsur kondusif setelah aparat melakukan pengamanan dan olah TKP.
"Kami masih melakukan pendalaman. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan," tegas Santo.
Kontributor : Rahmat Zikri