Menurut Desta, hal itu kembali lagi dari niatan orang yang mendengarkan musik itu sendiri.
“Dari pandangan gue, musik banyak menolong orang. Temen-temen gue banyak yang depresi, banyak yang mau sampai bunuh diri pun banyak, dan mereka tertolong karena musik. Tergantung bagaimana lu menggunakakannya. Jelas-jelas misalnya musik digunakan untuk ‘Ah mabok nih gua, enak dengerin musik’. Itu mungkin yaudah, mutlak salah.” ujar Desta
Lebih lanjut, ia menyebut tak ada masalah jika ada orang yang menganggap musik haram, asal tak memaksakan pemahaman tersebut kepada orang lain.
“Loh ya gapapa juga, itu kan pemahaman dia (musik haram). Jangan mengajak orang-orang lah. Biar orang menemukan pemahamannya masing-masing dan hargai itu” ungkapnya.
Desta pun mengungkapkan pemahamannya tentang Tuhan sebagaimana berikut.
“Gue berpikir Tuhan itu baik. Gue tidak pernah berpikir Tuhan itu apa-apa gue hukum lo ya. Tuhan itu ada di hati gue. Kan yang menjalani elo nih, selama ada Tuhan di sini (hati),” jelas Desta.