alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penghina Kru Nanggala-402 Ditangkap, Langsung Linglung saat Ditanya

Eko Faizin Jum'at, 30 April 2021 | 22:02 WIB

Penghina Kru Nanggala-402 Ditangkap, Langsung Linglung saat Ditanya
Ilustrasi penangkapan.

Bahkan, tidak hanya itu saja pemuda itu pun kembali menuliskan komentar yang tidak pantas terkait tragedi Nanggala-402 tenggelam.

SuaraRiau.id - Petugas gabungan menangkap seorang pemuda berinisial HH (24) yang diduga menghina TNI dan kru Kapal Selam Nanggala-402 di salah satu akun grup media sosial.

Warga Kampung Mangkalaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat itu diamankan personel gabungan dari unsur Polri dan TNI.

"Pemuda tersebut diciduk di rumahnya oleh petugas dari Polsek Gunungguruh dan Babinsa Koramil Cisaat. Penangkapan ini karena yang bersangkutan diduga telah melakukan penghinaan terhadap TNI dan kru Kapal Selam Nanggala 402," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni dikutip dari Antara, Kamis (29/4/2021).

Informasi yang dihimpun, HH menulis komentar di salah satu akun grup Facebook dengan kata-kata yang tidak senonoh dan menghina TNI.

Bahkan, tidak hanya itu saja pemuda itu pun kembali menuliskan komentar yang tidak pantas terkait tragedi Nanggala-402 tenggelam yang menyebabkan seluruh krunya meninggal.

Saat dilakukan penangkapan yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan dan antisipasi hal yang tidak diinginkan HH digiring ke Mapolres Sukabumi Kota untuk dimintai keterangan terkait komentarnya tersebut.

"Kami masih memintai keterangan dari yang bersangkutan untuk mengetahui apa tujuan dan maksud HH menuliskan komentarnya di media sosial sehingga menimbulkan kemarahan dari berbagai pihak," tambahnya.

Di sisi lain, Polres Sukabumi Kota saat ini tengah berkoordinasi dengan RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mengetahui kondisi kejiwaan pemilik akun Facebook tersebut.

Langkah ini dilakukan karena saat dimintai keterangan yang pemuda berusia 24 tahun itu linglung seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). (Antara)

Komentar

Berita Terkait