alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tersentuh Persaudaraan Umat Islam, 5 Warga Pekanbaru Jadi Mualaf

Eko Faizin Jum'at, 23 April 2021 | 16:59 WIB

Tersentuh Persaudaraan Umat Islam, 5 Warga Pekanbaru Jadi Mualaf
Sebanyak 5 warga memutuskan menjadi mualaf usai salat Jumat di Masjid Agung Annur Pekanbaru, Jumat (23/4/2021). [Foto Riauonline]

Kelimanya mengucapkan dua kalimat syahadat usai salat Jumat disaksikan umat Muslim yang lain di Masjid Agung Annur Pekanbaru, Jumat (23/4/2021).

SuaraRiau.id - Hidayah Allah datang melalui apa saja, termasuk yang dialami 5 warga Pekanbaru ini. Mereka memutuskan menjadi mualaf karena merasakan kehangatan tali persaudaraan sesama Muslim.

Kelimanya mengucapkan dua kalimat syahadat usai salat Jumat disaksikan umat Muslim yang lain di Masjid Agung Annur Pekanbaru, Jumat (23/4/2021).

Mereka terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan tersebut yakni Gelsa Rafles (22), Mareti Laia (39), Steven Laia (12), Indah Dwi Natalia Purba (15) dan Emi (46).

Saat ditanya alasan masuk Islam oleh Pengurus Mualaf Center Annur Ir H Rubianto, alasannya seragam, kehangatan persaudaraan umat Islam.

Namun bagi Steven Laia, masuk Islam karena kedua orangtuanya sudah lebih dulu memeluk Islam.

"Alasan masuk Islam ikut mama dan papa yang sudah dulu masuk Islam," ucap Steven, kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (23/4/2021).

Sementara, Mareti Laia terbata-bata membaca syahadat, bahkan Rubianto sampai mengulang 5 kali membimbing pria kelahiran 25 Desember 1982 ini.

"Asyhadu Alla illaha illallah, wa asy hadu Anna Muhammadan Rasulullah," ucap Rubi membimbing para mualaf.

Setelah selesai membaca syahadat, kelima mualaf diberi tas jinjing hijau yang berisi tuntutan salat lengkap, Alquran dan kain sarung buat laki-laki dan mukena buat perempuan.

Selanjutnya Rubianto meminta kepada para mualaf mandi besar setelah sampai di rumah karena menjadi syarat wajib setelah masuk Islam.

"Bagi yang belum khitan, silahkan hubungi pengurus Mualaf Center Annur dan silahkan mandi besar sepulang dari masjid," ujar Rubianto.

Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, mari kita ringankan beban saudara sesama yang kesusahan. Berbagi sambil menambah amalan lewat sedekah makanan bersama Suara.com di laman Indonesia Dermawan. Untuk langsung meng-input jumlah sedekah silakan KLIK DI SINI!

Komentar

Berita Terkait