Tentang Tangsi Belanda Siak, Bangunan yang Jadi Situs Sejarah Terpopuler

Saat ini, bangunan tersebut terlihat dengan tampilan baru dan megah sebagai situs cagar budaya.

Eko Faizin
Selasa, 13 April 2021 | 09:26 WIB
Tentang Tangsi Belanda Siak, Bangunan yang Jadi Situs Sejarah Terpopuler
Tangsi Belanda di Siak terpilih jadi situs sejarah terpopuler Riau. [Suara.com/Eko Faizin]

Tangsi Belanda mengalahkan situs sejarah populer lainnya se Riau seperti situs bersejarah, rumah dan makam Laksmana Raja di Laut, Makam Tuan Guru Hidayat Sapat Inhil, Masjid Jami’ Kampar, Rumah Singgah Tuan Kadi Pekanbaru, Istana Sayap Pelalawan, Benteng Tujuh Lapis Rokan Hulu, Masjid Raja Pauh Ranap Inhu, Rumah Dinas Kepala BRI Rokan Hilir.

Anugerah Pariwisata Provinsi Riau itu berlangsung di Gedung Anjung Seni Idrus Tintin, Komplek Bandar Seni Raja Ali Haji Purna MTQ, Pekanbaru, Minggu (11/04/2021).

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat mengatakan pariwisata di Bumi Lancang Kuning memiliki ciri dan khas yang unik, baik secara budaya, kuliner, dan permainan tradisionalnya.

"Hal ini merupakan upaya membangun dunia pariwisata di Bumi Lancang Kuning yang pada dasarnya memiliki pariwisata yang khas dan berkarakter," kata Roni Rakhmat.

Menurut Roni, sektor pariwisata harus memberikan dampak positif yang bisa memicu pertumbuhan perekonomian, mendorong pelestarian tradisi, menjaga alam sampai menstimulasi perubahan visi.

"Harus diakui, membangkitkan semua potensi merupakan sebuah tantangan tersendiri. Semakin bersemangat ketika kita saksikan besaran gairah warga dalam menjadikan daerah sebagai tujuan beragam destinasi," ungkap Roni.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Fauzi Asni mengaku bangga atas capaian yang diraih.

Kendati demikian, Ia tak ingin prestasi itu berhenti sampai hanya di Tangsi Belanda. Ia menginginkan semua situs sejarah di Kabupaten Siak mendapat hal serupa.

"Kami bangga dengan Tangsi Belanda ditetapkan sebagai situs sejarah terpopuler dan berharap tangsi belanda itu bisa dimantapkan lagi," kata Kadispar Kabupaten Siak, Fauzi Asni.

Geliat dalam memantapkan ikon wisata di Kabupaten Siak terus dilakukan guna mendorong pelancong untuk datang ke Siak.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini