Dulu cerita warga kata Debby, di hutan larangan desa Jake ini ada sepasang harimau jantan dan betina.
"Kalau kini harimau jantan sudah tidak pernah tampak lagi," katanya.
Dari 400 hektare luas hutan larangan di Desa Jake, kini hanya tinggal lebih kurang 300 hektare yang masih bertahan.
"Kita berharap hutan ini terus terjaga dengan baik," harapnya.
Cerita Debby, hutan tersebut juga ada memiliki hal-hal mistis. Warga setempat tidak berani melakukan perburuan didalam hutan tersebut.
"Dulu pernah ada yang masuk ingin berburu tapi sesat tiba didalam hutan. Dan harimau berkaki tiga itu sempat muncul, beruntung orang itu selamat keluar," tutupnya.