alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sudah 30 Hektare Lahan di Siak Terbakar, Sempat Diselimuti Kabut Tipis

Eko Faizin Rabu, 24 Februari 2021 | 17:29 WIB

Sudah 30 Hektare Lahan di Siak Terbakar, Sempat Diselimuti Kabut Tipis
Sungai Siak dari Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah diselimuti kabut tipis, Selasa (23/2/2021). [Antara/Bayu Agustari Adha]

Namun sejumlah warga menyampaikan sepertinya itu adalah kabut asap mengingat kebakaran yang terjadi beberapa hari belakangan.

SuaraRiau.id - Kabut asap tipis menyelimuti wilayah Kecamatan Siak, Kabupaten Siak pada Rabu (23/2/2021). Kabut tipis tersebut diduga akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah setempat.

Kualitas di daerah tersebut tidak dapat diketahui lantaran alat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) tidak berfungsi dengan baik.

Namun sejumlah warga menyampaikan sepertinya itu adalah kabut asap mengingat kebakaran yang terjadi beberapa hari belakangan.

Berdasarkan pantauan Antara di Siak, Selasa (23/2/2021) kabut asap terlihat di Sungai Siak dari Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah.

Meski begitu jarak pandang masih belum terhalang karena cuaca yang cukup cerah.

Kepala Daerah Operasional Siak Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ihsan Abdillah menyampaikan kasus kebakaran hutan dan lahan di Siak sudah mencapai 30 hektare selama Februari 2021.

Lokasi kebakaran awalnya juga di kampung Bunsur, kemudian di Sungai Mempura, Teluk Lanus, Merempan Hilir dan kampung Bunsur lagi.

Kejadian terakhir diketahui kebakaran lahan terjadi di Kampung Bunsur seluas 4 hektare pada Senin (22/2/2021). Pihaknya kesulitan memadamkan karena lahan yang semak belukar.

"Sampai sore kemarin pemadaman masih dilakukan untuk memadamkan api di bagian bawah. Lahannya juga bergambut jadi kita harus ekstra tenaga untuk melakukan pemadaman,” kata Ihsan.

Ia menyebut lahan tersebut merupakan lahan masyarakat yang berada di luar konsesi PT Arara Abadi. Penyekatan lokasi dilaksanakan sejak awal pemadaman guna menghambat jalaran api.

“Penyebabnya belum diketahui. Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan,” kata dia. (Antara)

Komentar

Berita Terkait