Inilah Tepung Darah Naga dari Riau, Harganya Tembus Rp 2 Juta per Kg

Tanaman yang dikenal dengan sebutan Darah Naga tersebut adalah salah satu bahan baku pembuatan kosmetik dan obat.

Eko Faizin
Minggu, 31 Januari 2021 | 12:10 WIB
Inilah Tepung Darah Naga dari Riau, Harganya Tembus Rp 2 Juta per Kg
Tepung tanaman jernang alias darah naga dari Kuantan Singingi. [Ist]

SuaraRiau.id - Riau memiliki kekayaan tumbuhan yang beragam dan kaya manfaat. Salah satunya adalah tanaman endemik bernama jernang.

Buahnya ternyata mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Tanaman yang dikenal dengan sebutan Darah Naga tersebut adalah salah satu bahan baku pembuatan kosmetik dan obat.

Selain itu, kini lebih banyak pengrajin kayu menggunakan bahan pewarna sintetis. Jernang masih digunakan sebagai pewarna alami untuk biola karena warnanya yang khas.

Untuk mendapatkan pewarna alami ini, pengolah jernang harus memukul-mukul kumpulan buah jernang yang ditempatkan dalam sebuah keranjang kecil.

Dalam bahasa lokal disebut 'pangisai' atau 'pangguncang jonang'. Hal ini dilakukan agar getah atau resin jernang yang menempel di buahnya dapat luruh.

Ilustrasi tanaman jernang. [Foto: Riauonline]
Ilustrasi tanaman jernang. [Foto: Riauonline]

Proses ini biasanya dilakukan sebanyak 2 kali, agar seluruh getah jernang yang menempel di kulit buahnya dapat diambil.

"Jadi harus kita pukul-pukul supaya bisa diambil getahnya," jelasnya seorang petani pengelola Jernang, Hendriyanto dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.

Setelah seluruh resinnya diperoleh, pengolah jernang akan membiarkannya selama satu hari penuh, hingga seluruh resin jernang mengkristal. Atau jika ingin mendapatkan warna lebih merah pekat, dapat juga diendapkan bersama air panas.

Tidak sampai disitu aja. Buah jernang yang sudah diambil getahnya, masih dapat diolah kembali. Para pengolah jernang akan menumbuk buah jernang hingga menjadi bubuk.

Para pengolah jernang menyebut sebagai 'tepung jonang'.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini