alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bersihkan Ruko, Warga Kampar Tewas Tersambar Petir di Pelalawan

Eko Faizin Selasa, 24 November 2020 | 12:38 WIB

Bersihkan Ruko, Warga Kampar Tewas Tersambar Petir di Pelalawan
Ilustrasi petir (shutterstock)

Sore itu, korban ikut membersihkan lokasi di sekitar bangunan bersama tiga orang tukang yang mengerjakan bangunan permanen itu.

SuaraRiau.id - Seorang warga yang tinggal di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan tewas tersambar petir.

Guru honorer sekolah dasar itu meninggal dunia setelah disambar petir saat hujan gerimis pada Minggu (22/11/2020) sore.

Peristiwa yang terjadi terhadap pria yang akrab disapa Begi (30) itu bikin warga di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau heboh.

Pria yang akrab disapa Begi (30) tersebut tewas di tempat dengan bagian tubuh menghitam seperti gosong. Ia menghembuskan nafas terakhirnya sebelum mendapat pertolongan medis.

"Kalau nama lengkapnya, saya kurang tahu juga. Informasinya guru honor di SD dan istrinya kerja di Puskesmas," ungkap Camat Teluk Meranti, Zakirman kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.

Ia menceritakan, kejadian naas itu berlangsung sekitar pukul 16.20 WIB, tepat saat Kelurahan Teluk Meranti dilanda hujan gerimis.

Saat itu korban sedang ikut membersihkan bangunan rumah toko (ruko) miliknya. Ada tiga pintu bangunan ruko yang sedang dibangun tukang dan belum selesai.

Sore itu, korban ikut membersihkan lokasi di sekitar bangunan bersama tiga orang tukang yang mengerjakan bangunan permanen itu.

"Biasalah, sebagi pemilik ikut bersih-bersih di situ. Memang saat kejadian gerimis, tapi tidak deras," tambah Zakirman.

Tanpa diduga, petir langsung menyambar tempat korban berdiri hingga menyebabkan ia terjatuh. Tiga pekerja yang ada disekitarnya langsung menolong korban untuk berdiri.

Namun saat diperiksa ternyata korban telah meninggal dengan kondisi tangan sebelah kiri seperti terkena luka bakar dan beberapa bagian tubuh menghitam, layaknya orang tersengat arus listrik.

Bersama masyarakat lainnya, korban dibawa ke rumahnya yang tidak jauh dari ruko yang sedang dibangun itu.

Selanjutnya keluarga membawa jenazah guru honor tersebut ke kampung halaman di Pulau Godang Kabupaten Kampar.

Komentar

Berita Terkait