Rombongan Bus Diserang Kawanan Bersenjata, 34 Orang Tewas

Pihak berwenang mengatakan jumlah korban kemungkinan meningkat

Fitri Asta Pramesti | Hikmawan Muhamad Firdaus
Senin, 16 November 2020 | 17:28 WIB
Rombongan Bus Diserang Kawanan Bersenjata, 34 Orang Tewas
Ilustrasi Bus. (Pixabay/Free-photos)

Politisi oposisi menggambarkan kekerasan di Benishangul-Gumuz sebagai bermotif etnis.

Secara khusus mereka mengatakan ada kampanye yang ditargetkan oleh milisi etnis Gumuz terhadap etnis Amhara dan Agew yang tinggal di Metekel.

"Kecepatan serangan yang tak henti-hentinya terhadap warga sipil di Benishangul-Gumuz menyerukan kewaspadaan yang lebih tinggi dan tindakan yang lebih terkoordinasi antara pasukan keamanan regional dan federal," kata kepala komisaris EHRC Daniel Bekele.

"Kami mendesak otoritas keamanan dan peradilan federal dan regional untuk bekerja sama dan berkonsultasi dengan komunitas lokal, untuk merancang ulang strategi keamanan regional yang dapat menghentikan serangan-serangan ini." tambahnya.

Baca Juga:Amnesty International: Ratusan Orang Dibantai Sampai Mati di Ethiopia

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini