Keroyok 2 Prajurit TNI di Bukittinggi, Anggota Klub Moge Minta Maaf

Mereka kemudian membuat permintaan maaf yang disaksikan Dandim 0304 Agam, Kapolres Bukittinggi, Dansupdenpom 1/4 Bukittinggi.

Suhardiman
Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:23 WIB
Keroyok 2 Prajurit TNI di Bukittinggi, Anggota Klub Moge Minta Maaf
Ilustrasi penganiayaan (Shutterstock).

SuaraRiau.id - Aksi penyeroyokan dialami oleh dua prajurit TNI di Bukittinggi, Sumatera Barat. Pengeroyokan dilakukan oleh anggota klub motor gede (moge) HOG (Harley Owners Grup).

Sejumlah anggota klub moge pada Jumat (30/10/2020) sekitar pukul 23.00 WIB dikumpulkan di halaman Polres Bukittinggi.

Mereka kemudian membuat permintaan maaf yang disaksikan Dandim 0304 Agam, Kapolres Bukittinggi, Dansupdenpom 1/4 Bukittinggi.

"Kami dari Harley-Davidson Owners Group meminta maaf kepada prajurit Kodim 0304/Agam dan kepada seluruh anggota TNI atas pengeroyokan anggota TNI di Bukittinggi," demikian isi pernyataan maaf yang dibacakan anggota klub tersebut.

Baca Juga:Polda Sumut Selidiki Video Penyerahan Segepok Uang Fee Proyek

Sejumlah anggota Harley tersebut membacakan permintaan maaf secara berulang kali.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara mengatakan, kasus itu telah ditangani pihak kepolisian. Dua orang diantaranya sudah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan.

"Setidaknya ada 13 orang dalam kejadian tersebut dua diantara sudah ditahan dan yang lainnya masih dilakukan pemeriksaan," pungkasnya.

Diberitakan, video yang menunjukkan dua prajurit TNI menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok klub motor gede (moge) beredar di media sosial.

Peristiwa terjadi saat klub motor gede konvoi di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (30/10/2020).

Baca Juga:Viral Aksi Pria Acungkan Senjata di Giant, Todong Resepsionis Hotel

Dalam video terlihat seorang anggota klub moge HOG (Harley Owners Grup) memukul seorang TNI yang tergeletak di salah satu ruko warga.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini