- Pemerintah Kota Pekanbaru berencana memperluas program 1 ASN 1 RW ke sembilan kecamatan tambahan untuk menjangkau total 767 RW.
- Penempatan PPPK paruh waktu ini disesuaikan berdasarkan kondisi wilayah serta domisili agar koordinasi berjalan lancar.
- Program tersebut bertujuan mempercepat penanganan persoalan lingkungan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat masyarakat secara lebih responsif.
SuaraRiau.id - Pemkot Pekanbaru berencana memperluas program 1 ASN 1 RW dengan menempatkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di sembilan kecamatan tambahan.
Melalui perluasan ini, program tersebut ditargetkan menjangkau 15 kecamatan dengan total 767 rukun warga (RW).
Sebelumnya, ratusan PPPK paruh waktu telah ditempatkan di enam kecamatan, yakni Binawidya, Sail, Bukitraya, Marpoyan Damai, Lima Puluh, dan Tuah Madani.
Selanjutnya, Pemkot Pekanbaru melalui Bagian Tata Pemerintahan merencanakan perluasan penugasan ke Kecamatan Pekanbaru Kota, Senapelan, Sukajadi, Payung Sekaki, Rumbai, Rumbai Barat, Rumbai Timur, Tenayanraya, dan Kulim.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakot Pekanbaru, Indah Vidya Astuti, mengatakan pelaksanaan program tersebut memerlukan sejumlah penyesuaian agar penempatan petugas sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Indah menjelaskan, distribusi petugas tidak bisa dilakukan secara seragam karena setiap kecamatan memiliki jumlah RW, tingkat kepadatan penduduk, luas wilayah, serta kondisi geografis yang berbeda.
Karena itu, Pemkot Pekanbaru mempertimbangkan kebutuhan masing-masing wilayah dalam menentukan penempatan PPPK paruh waktu.
"Tentu dalam pelaksanaannya ada beberapa hal yang perlu kita sesuaikan. Salah satunya adalah distribusi petugas, karena jumlah RW di setiap kecamatan berbeda-beda. Ada wilayah yang cukup padat, ada juga wilayah yang luas dengan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat yang berbeda," jelas Indah.
Selain kondisi wilayah, pemerintah juga mempertimbangkan domisili petugas. Penempatan diupayakan tidak terlalu jauh dari tempat tinggal agar petugas lebih mudah mengenali lingkungan, berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW, serta melakukan pemantauan secara berkelanjutan.
Menurut Indah, kedekatan petugas dengan wilayah penugasan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas sekaligus memperlancar komunikasi dengan masyarakat.
Tantangan lain dalam pelaksanaan program 1 ASN 1 RW adalah mengatur pembagian tugas antara penugasan di lingkungan RW dan pekerjaan pada perangkat daerah asal masing-masing PPPK paruh waktu.
Pemkot Pekanbaru perlu memastikan pembagian waktu, tanggung jawab, serta target pekerjaan berjalan jelas agar kedua tugas tersebut dapat dilaksanakan secara optimal.
Untuk mendukung pelaksanaannya, Bagian Tata Pemerintahan akan memperkuat koordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), perangkat daerah asal, camat, dan lurah.
Indah menyebut camat dan lurah memiliki peran penting karena memahami kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
Lurah nantinya dapat mengatur pembagian tugas, jadwal, dan target kerja petugas, sekaligus melakukan pemantauan serta evaluasi terhadap pelaksanaan program.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW
-
Pemkot Pekanbaru Siapkan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Siswa Baru
-
Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung