- Pemerintah Kota Pekanbaru berencana memperluas program 1 ASN 1 RW ke sembilan kecamatan tambahan untuk menjangkau total 767 RW.
- Penempatan PPPK paruh waktu ini disesuaikan berdasarkan kondisi wilayah serta domisili agar koordinasi berjalan lancar.
- Program tersebut bertujuan mempercepat penanganan persoalan lingkungan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat masyarakat secara lebih responsif.
Indah menegaskan, program 1 ASN 1 RW tidak hanya berfokus pada penempatan petugas.
Pemkot Pekanbaru juga ingin memastikan setiap penugasan menghasilkan pekerjaan nyata, laporan yang terukur, serta tindak lanjut terhadap persoalan yang ditemukan di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran ASN di setiap RW diharapkan membuat pemerintah lebih cepat mengetahui persoalan lingkungan dan kebutuhan warga tanpa harus selalu menunggu pengaduan masyarakat.
Sebenarnya yang ingin dibangun melalui program Pemkot tersebut adalah pola kerja pemerintahan yang lebih dekat dan responsif terhadap masyarakat.
"Selama ini, berbagai persoalan lingkungan sering kali baru diketahui setelah masyarakat menyampaikan keluhan atau pengaduan. Nah, dengan adanya ASN yang ikut memantau kondisi di setiap RW, kita berharap pemerintah bisa lebih cepat mengetahui persoalan, bahkan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar," ucapnya.
Ia menambahkan, keberadaan PPPK paruh waktu bukan untuk menggantikan peran ketua RT, RW, maupun lurah.
Sebaliknya, para petugas diharapkan membantu memperkuat koordinasi dan mendukung pelayanan pemerintahan yang selama ini telah berjalan.
Data hasil pemantauan di lapangan juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas penanganan masalah dan kebutuhan pembangunan di masing-masing wilayah.
"Kita juga berharap data yang dikumpulkan tidak hanya menjadi angka atau laporan, tetapi bisa dimanfaatkan sebagai bahan dalam menentukan prioritas penanganan persoalan dan kebutuhan pembangunan di masing-masing wilayah," sebut Indah.
Indah mengatakan, keberhasilan program 1 ASN 1 RW tidak cukup diukur dari jumlah petugas yang telah ditempatkan. Hal yang lebih penting adalah manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dari kehadiran mereka.
Melalui perluasan program ke sembilan kecamatan tambahan, Pemkot Pekanbaru berharap pemantauan kondisi lingkungan, penyampaian informasi, dan koordinasi penanganan persoalan warga dapat berlangsung lebih efektif.
"Kita ingin pemerintah semakin cepat mengetahui persoalan, semakin tepat mengambil langkah, dan semakin dekat dengan kebutuhan warganya," tegasnya.
Dengan cakupan yang direncanakan mencapai 15 kecamatan dan 767 RW, program 1 ASN 1 RW diharapkan menjadi salah satu upaya Pemkot Pekanbaru untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus meningkatkan respons pemerintah terhadap persoalan di tingkat lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW