- Partai Komunis Tiongkok merayakan 105 tahun berdirinya pada Juli 2026 sejak dibentuk pertama kali tahun 1921 silam.
- PKT berhasil memimpin transformasi Tiongkok dari kemiskinan menuju ekonomi terbesar kedua dunia melalui berbagai kebijakan pembangunan strategis.
- Konsul Jenderal Tiongkok di Medan menyatakan komitmen PKT mewujudkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia.
Hampir 100 juta penduduk miskin berhasil keluar dari kemiskinan, sehingga masalah kemiskinan absolut dapat diatasi untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Tiongkok juga berhasil membangun masyarakat Xiaokang (masyarakat yang hidup dalam kemakmuran moderat), menandai lompatan besar bangsa Tionghoa dari bangkit, menjadi makmur, hingga semakin kuat.
Sejak tahun 1921 hingga sekarang, PKT senantiasa memadukan prinsip-prinsip dasar Marxisme dengan kondisi nyata China serta kebudayaan tradisional Tiongkok yang unggul, sehingga mendorong proses sinifikasi Marxisme.
Dalam proses tersebut lahirlah Pemikiran Mao Zedong, Teori Deng Xiaoping, Pemikiran Penting "Tiga Representasi", Pandangan Ilmiah tentang Pembangunan, serta Pemikiran Xi Jinping tentang Sosialisme dengan Karakteristik Tiongkok untuk Era Baru.
Berbagai teori tersebut telah memperkaya dan mengembangkan Marxisme, memungkinkan Tiongkok menyelesaikan proses industrialisasi yang di negara-negara maju memerlukan waktu ratusan tahun hanya dalam kurun lebih dari tujuh puluh tahun, sekaligus memberikan pengaruh yang mendalam terhadap arah perkembangan sejarah dunia.
PKT senantiasa menjunjung tinggi misi awalnya, yaitu mengupayakan kesejahteraan rakyat Tiongkok dan kebangkitan bangsa Tionghoa, serta berpegang pada filosofi pembangunan yang berpusat pada rakyat agar hasil pembangunan dapat dinikmati secara lebih adil oleh seluruh masyarakat.
Pada tahun 1944, dalam artikel "Melayani Rakyat" (Serve the People), Mao Zedong menyatakan, "Pasukan kita sepenuhnya mengabdi untuk membebaskan rakyat dan sepenuhnya melayani kepentingan rakyat."
Pada tahun 2012, Sekretaris Jenderal Xi Jinping menegaskan dalam pertemuan dengan wartawan setelah Sidang Perdana Biro Politik Komite Sentral PKT, "Aspirasi rakyat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik merupakan tujuan perjuangan kita."
Selama lebih dari satu abad, PKT tetap berpegang teguh pada aspirasi awal dan misinya, selalu menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama, sehingga berhasil meraih berbagai pencapaian besar dan memperoleh dukungan luas dari rakyat Tiongkok.
Sejak hari pertama berdirinya RRT, negara ini telah menempatkan pengabdian kepada masyarakat dunia sebagai salah satu misinya.
Tiongkok menyadari bahwa tanpa dukungan rakyat dunia, perjuangan revolusi dan pembangunan Tiongkok tidak mungkin mencapai keberhasilan.
"Kini, sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, Tiongkok memandang dirinya memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat internasional," tutur Konsulat Tiongkok.
Dia mengungkapkan, Presiden Xi Jinping membuat Inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan (Belt and Road Initiative) serta Komunitas Senasib Sepenanggungan bagi Umat Manusia, yang mendorong berbagai negara untuk berpegang pada prinsip konsultasi bersama, pembangunan bersama, dan manfaat bersama, demi membangun dunia yang damai, aman, makmur, terbuka, inklusif, bersih, dan indah.
Tiongkok dan Indonesia merupakan dua negara tetangga yang dipisahkan oleh lautan. Hubungan persahabatan antara kedua bangsa telah berlangsung selama lebih dari seribu tahun.
Kepulauan Sumatera menjadi saksi hidup kejayaan Jalur Sutra Maritim kuno serta persahabatan tradisional antara Tiongkok dan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Tentang Tiongkok, Sosialisme yang Mengabdi kepada Rakyat
-
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Abdul Wahid Dituntut Lebih Berat, Jaksa KPK Beberkan Alasannya
-
Program AURA BRI Peduli Perkuat Usaha Kelompok Wanita Pengolah Pala di Bogor