Eko Faizin
Kamis, 02 Juli 2026 | 17:14 WIB
Dazu Rock Carvings atau Ukiran Batu Dazu, wisata bersejarah di kawasan Distrik Dazu, Chongqing Tiongkok, Rabu (24/6/2026). [Suara.com/Eko Faizin]
Baca 10 detik
  • Delegasi jurnalis mengunjungi situs bersejarah Dazu Rock Carvings di Chongqing, Tiongkok, pada Rabu, 24 Juni 2026.
  • Situs warisan dunia UNESCO ini berisi lebih dari 50.000 patung dan prasasti yang dibangun sejak Dinasti Tang.
  • Pahatan batu ini menyajikan visualisasi ajaran Buddha, Taoisme, dan Konfusianisme mengenai hukum karma serta nilai moral kehidupan.

Diketahui, situs Warisan Dunia UNESCO tersebut, merupakan karya luar biasa yang berasal dari abad ke-7 hingga abad ke-13.

Lokasi terdiri dari beberapa area pahatan, dengan Baodingshan (Gunung Baoding) dan Beishan sebagai dua klaster terbesar dan paling populer untuk dikunjungi.

Pembangunannya berlangsung selama lebih dari 1.000 tahun, dimulai dari zaman Dinasti Tang hingga Dinasti Song.

Wisata ini tersebar di lima gunung utama, yaitu Gunung Baoding, Gunung Beishan, Gunung Nanshan, Gunung Shimenshan, dan Gunung Shizhuanshan.

Dazu Rock Carvings menggambarkan perpaduan tiga ajaran besar dalam satu tempat, yaitu Konfusianisme, Taoisme, dan Buddhisme.

Ketiganya digambarkan secara harmonis dalam ribuan arca dan relief yang dipahat langsung di dinding tebing batu.

Total terdapat lebih dari 50.000 arca serta puluhan ribu aksara prasasti yang tersebar di seluruh kawasan ini.

Load More