Eko Faizin
Minggu, 14 Juni 2026 | 15:19 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengunjungi Sentra Kreasi Atensi Abiseka Pekanbaru untuk mensosialisasikan Sekolah Rakyat, Minggu (14/6/2026). [Suara.com/Rahmat Zikri]
Baca 10 detik
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf mensosialisasikan program Sekolah Rakyat bagi siswa kurang mampu di Pekanbaru pada 14 Juni 2026.
  • Program ini menyediakan pendidikan berasrama, akses teknologi, serta pemenuhan gizi untuk meningkatkan kualitas hidup dan memutus rantai kemiskinan.
  • Pemerintah menargetkan perluasan jangkauan program dari 45.000 siswa saat ini menjadi lebih dari 400.000 siswa di tahun 2029.

"Ke depan, jumlah ini akan terus bertambah. Tahun depan ditargetkan lebih dari 100.000 siswa, kemudian meningkat hingga mendekati 200.000, dan pada 2029 diharapkan mencapai lebih dari 400.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA," jelasnya.

Saifullah mengajak para orang tua untuk mendukung dan mendoakan anak-anak mereka agar dapat mengikuti program Sekolah Rakyat.

Dia menyampaikan, program ini merupakan salah satu upaya nyata pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas dan berbasis teknologi.

"Mari bersama-sama kita dukung program ini, semuanya gratis. Sekolah Rakyat adalah wujud nyata dari kepedulian kita terhadap masa depan generasi penerus bangsa. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan," terang Saifullah.

"Khusus untuk Riau tahun ini target kita akan ada penambahan 420 siswa." tambahnya.

Sebelumnya, di tahun 2025 Saifullah Yusuf juga pernah mengunjungi Sekolah Rakyat di Pekanbaru. Saat itu, ia hadir untuk meresmikan SRMA 13 Pekanbaru di Jalan Kayangan, Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru.

Kontributor : Rahmat Zikri

Load More