- Delegasi Islam wilayah kerja Konsulat Jenderal China di Medan kunjungi China.
- Mereka melihat perkembangan pesat China mulai dari teknologi hingga agama.
- Perjalanan ini memberikan pemahaman soal kondisi komunitas Muslim di China.
SuaraRiau.id - Anggota delegasi Islam wilayah kerja Konsulat Jenderal China di Medan, Muhammad Qorib, menyatakan bahwa perkembangan pesat China di bidang teknologi, pendidikan, dan pembangunan sosial layak dipelajari oleh masyarakat Indonesia.
Qorib berharap pertukaran seperti ini dapat mengurangi kesalahpahaman dan prasangka masyarakat Indonesia terhadap China.
Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ini menyampaikan apresiasi kepada Konsulat Jenderal China di Medan atas dukungan dan pengaturan kegiatan kunjungan tersebut.
Menurutnya, perjalanan ini memberikan pemahaman yang lebih langsung mengenai perkembangan masyarakat China, kondisi komunitas Muslim di China, serta kehidupan beragama di negara tersebut.
"Kita tidak perlu gengsi untuk belajar dari kelebihan negara lain. Fakta dan data menunjukkan perkembangan China di bidang teknologi dan pendidikan sangat cepat," katanya saat kunjungan ke China, 17 Mei lalu.
Qorib menuturkan, China setiap tahun meluluskan sekitar 1,2 juta insinyur. Dia menyatakan hal tersebut merupakan 'ledakan pengetahuan dan sumber daya manusia' dalam skala besar.
"Jumlah itu bahkan melebihi total lulusan teknik di Amerika Serikat dan Eropa. Jadi kemajuan China saat ini bukan sesuatu yang terjadi secara kebetulan, melainkan hasil investasi jangka panjang di bidang pendidikan dan teknologi," katanya.
Qorib menilai, hingga kini masih ada sebagian masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan Muslim, yang memiliki kesalahpahaman dan stereotip terhadap China sehingga menciptakan jarak sosial.
"Dari sudut pandang sosiologi, sebagian masyarakat Indonesia masih memiliki persepsi yang kurang tepat tentang China. Kesalahpahaman itu dapat memengaruhi rasa saling pengertian dan dukungan antarmasyarakat," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Membuka Pandangan Baru tentang Muslim dan Kemajuan Modern di China
-
Di Balik Pembiayaan dan Pemberdayaan yang Mengubah Kehidupan
-
34 Perusahaan Buka Lowongan Kerja dalam Job Fair 2026 di Pekanbaru
-
Bupati Siak Tunjuk Robi Junipa Jadi Direktur PT Bumi Siak Pusako
-
Bukan di Hotel, Duit Rp300 Juta Diserahkan di Rumah SF Hariyanto