Eko Faizin
Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:13 WIB
Pendidikan muslim di Xinjiang, China. [Ist]
Baca 10 detik
  • Delegasi Islam wilayah kerja Konsulat Jenderal China di Medan kunjungi China.
  • Mereka melihat perkembangan pesat China mulai dari teknologi hingga agama.
  • Perjalanan ini memberikan pemahaman soal kondisi komunitas Muslim di China.

SuaraRiau.id - Anggota delegasi Islam wilayah kerja Konsulat Jenderal China di Medan, Muhammad Qorib, menyatakan bahwa perkembangan pesat China di bidang teknologi, pendidikan, dan pembangunan sosial layak dipelajari oleh masyarakat Indonesia. 

Qorib berharap pertukaran seperti ini dapat mengurangi kesalahpahaman dan prasangka masyarakat Indonesia terhadap China. 

Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ini menyampaikan apresiasi kepada Konsulat Jenderal China di Medan atas dukungan dan pengaturan kegiatan kunjungan tersebut. 

Menurutnya, perjalanan ini memberikan pemahaman yang lebih langsung mengenai perkembangan masyarakat China, kondisi komunitas Muslim di China, serta kehidupan beragama di negara tersebut. 

"Kita tidak perlu gengsi untuk belajar dari kelebihan negara lain. Fakta dan data menunjukkan perkembangan China di bidang teknologi dan pendidikan sangat cepat," katanya saat kunjungan ke China, 17 Mei lalu. 

Qorib menuturkan, China setiap tahun meluluskan sekitar 1,2 juta insinyur. Dia menyatakan hal tersebut merupakan 'ledakan pengetahuan dan sumber daya manusia' dalam skala besar. 

"Jumlah itu bahkan melebihi total lulusan teknik di Amerika Serikat dan Eropa. Jadi kemajuan China saat ini bukan sesuatu yang terjadi secara kebetulan, melainkan hasil investasi jangka panjang di bidang pendidikan dan teknologi," katanya. 

Qorib menilai, hingga kini masih ada sebagian masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan Muslim, yang memiliki kesalahpahaman dan stereotip terhadap China sehingga menciptakan jarak sosial. 

"Dari sudut pandang sosiologi, sebagian masyarakat Indonesia masih memiliki persepsi yang kurang tepat tentang China. Kesalahpahaman itu dapat memengaruhi rasa saling pengertian dan dukungan antarmasyarakat," jelasnya. 

Load More