- KPAI menyoroti peristiwa anak SMP Islamic Center Siak yang tewas akibat ledakan.
- Sekolah dan orangtua diminta mengecek tugas sekolah untuk memastikan keamanan.
- KPAI menyesalkan adanya alat yang diduga senapan dalam praktikum mata pelajaran.
SuaraRiau.id - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menanggapi insiden siswa SMP Islamic Center Siak yang tewas akibat terkena ledakan senapan rakitan saat praktik sains pada Rabu (8/4/2026).
Anggota KPAI Diyah Puspitarini mengimbau agar sekolah dan orangtua selalu mengecek tugas sekolah anak untuk memastikan keamanannya.
"KPAI mengimbau agar sekolah dan orangtua selalu mengecek dan memastikan agar tugas sekolah tidak ada yang mengandung unsur senjata dalam bentuk apapun," katanya dikutip dari Antara, Selasa (14/4/2026).
Diyah menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa yang merenggut nyawa korban ini, terutama terjadi di lingkungan sekolah.
Pihak KPAI juga menyesalkan adanya pelibatan alat yang diduga berupa senapan dalam praktikum mata pelajaran.
"Adanya bentuk atau replika senapan dalam praktik mata pelajaran ini sangat kami sayangkan. Unsur senjata tajam atau senjata apapun di salah satu praktik mata pelajaran, akan lebih baik jika barang-barang tersebut dihindari," ungkap Diyah.
Sebelumnya, terjadi insiden ledakan di SMP swasta di Siak yang menewaskan seorang siswa laki-laki berinisial MA (15), Rabu (8/4/2026).
Peristiwa terjadi saat korban mempraktikkan alat yang diduga berupa senapan, yang kemudian terjadi ledakan dan menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala.
Awalnya korban dan teman-temannya diberikan tugas oleh guru mata pelajaran sains untuk membuat alat sains.
Korban bersama teman-temannya kemudian membuat alat yang menyerupai senapan. Alat tersebut diketahui telah beberapa kali diuji coba di rumah dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Rencana awal, alat tersebut akan diserahkan kepada guru pada Rabu (8/4/2026), namun karena guru yang bersangkutan sedang bertugas mengawasi TKA di sekolah lain, penyerahan ditunda.
Sebelum penyerahan, korban berinisiatif melakukan uji coba di sekolah.
Namun nahas, ketika korban melakukan uji coba alat, terjadi letusan yang mengenai bagian kepala sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
Guru SMP Islamic Center tersangka
Polres Siak menetapkan guru sains SMP Islamic Center berinisial IP (35) sebagai tersangka atas meninggalnya siswanya akibat ledakan senapan rakitan saat praktik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis
-
Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk
-
Riau Masih Dikepung Asap, Apa Kabar Janji Prabowo Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda?
-
Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026
-
Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya