Eko Faizin
Rabu, 15 Juli 2026 | 10:26 WIB
RSUD Tengku Rafian Siak. [Ist]
Baca 10 detik
  • Seorang dokter PPDS bernama Alek Cristo Loris ditemukan meninggal dunia di semak-semak dekat RSUD Tengku Rafian Siak, Selasa (14/7/2026).
  • Polres Siak memastikan tidak ada barang berharga yang hilang maupun tanda kekerasan fisik pada jasad korban saat olah TKP.
  • Jenazah dokter Alek dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan proses autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban tersebut.

SuaraRiau.id - Seorang dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUD Tengku Rafian Siak ditemukan meninggal di dekat rumah sakit tersebut pada Selasa (14/7/2026).

Polres Siak yang mendapat informasi penemuan jasad dokter anestesi itu langsung bergerak cepat ke lokasi yang terletak di semak-semak samping RSUD Tengku Rafian Siak.

"Dapat laporan dari masyarakat kami langsung bergerak cepat ke lokasi, dan melakukan olah TKP," jelas Kasatreskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, Selasa (14/7/2026).

Penemuan jasad dokter spesialis di semak-semak samping RSUD Tengku Rafian Siak, Selasa (14/7/2026). [Ist]

Dia mengungkapkan berdasarkan olah TKP, tidak ada ditemukan barang yang hilang. Selain itu, belum ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban.

"Barang milik korban tidak hilang, seperti handphonenya ada di dalam tas. Kemudian peralatan-peralatan pribadi termasuk headset, kemudian ada ampul dan suntikan," ungkap Kosmos.

 Kasatreskrim juga mengabarkan bahwa polisi belum menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban. Namun, untuk memastikannya, jenazah dokter itu dibawa ke RS Bhayangkara di Pekanbaru.

Sementara Plt Direktur RSUD Tengku Rafian Siak, dr Enny Hariyati menjelaskan jika korban bernama Alek Cristo Loris tersebut baru dua minggu bertugas sebagai dokter PPDS.

Pihaknya, kata dokter Enny, mendapatkan informasi bahwa dokter Alek tidak bisa dihubungi sejak Senin (13/7/2026) petang.

"Awalnya dokter Alek gak bisa dihubungi sejak semalam, tadi pagi saat koordinasi dengan petugas keamanan dan petugas lainnya kami berusaha melakukan pencarian," katanya, Selasa (14/7/2026) malam.

"Saat cek CCTV, kami melihat dokter Alek keluar melalui pagar arah keluar RSUD, maka kami coba cari sekeliling. Berkat Allah, kami menemukan jasad dokter Alek di samping pagar di arah semak semak," sambung Enny.

Dia menyebut pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab tewasnya dr Alek. Namun, ia memastikan, tidak ada masalah apapun diinternal rumah sakit terhadap dr Alek.

"Tidak tahu penyebab dr Alek meninggal dunia, jenazah masih diautopsi dan dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru," tambah dr Enny.

Lanjut dr Enny, pihaknya dan seluruh petugas di RSUD Tengku Rafian Siak turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya dr Alek.

"Kami sangat berduka yang mendalam, semoga keluarga tabah dengan cobaan ini," tegasnya.

Load More