Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). [Suara.com/Nikolaus Tolen]
Baca 10 detik
- KPAI menyoroti peristiwa anak SMP Islamic Center Siak yang tewas akibat ledakan.
- Sekolah dan orangtua diminta mengecek tugas sekolah untuk memastikan keamanan.
- KPAI menyesalkan adanya alat yang diduga senapan dalam praktikum mata pelajaran.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Isyam menyatakan IP ditetapkan tersangka lantaran diduga karena kealpaannya sehingga mengakibatkan MA meninggal dunia.
"Tersangka sudah mengetahui bahwa proyek sains siswa tersebut menggunakan bahan yang dapat meledak," ujar Kapolres, Selasa (14/4/2026).
AKBP Sepuh menambahkan kendati sudah mengetahui cara kerja dan bahan yang digunakan korban, sang guru memberikan izin untuk mempraktekkannya.
"Korban sudah memaparkan cara kerja dan bahan yang digunakan, namun tersangka tetap memberikan izin kepada siswa untuk mempraktikkan hasil karyanya dengan cara menembakkan senjata tersebut di lapangan," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik