- Abdul Wahid bersama 2 orang lainnya bakal menjalani persidangan, 26 Maret 2026.
- Pendukung Wahid siap menghadapi proses persidangan yang dijalani di PN Pekanbaru.
- Tim hukum Wahid menyatakan telah menemukan hal baru yang jadi 'senjata pamungkas'.
SuaraRiau.id - Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid bersama 2 tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemprov Riau tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Rabu (11/3/2026).
Abdul Wahid akan menjalani persidangan bersama dua terdakwa lainnya, yaitu Kepala Dinas PUPR PKPP Riau, M Arif Setiawan, serta tenaga ahli Gubernur Riau, Dani M Nur Salam pada 26 Maret 2026.
Koordinator Gerakan Keadilan untuk Abdul Wahid, Rinaldi menyatakan siap menghadapi proses persidangan yang akan dijalani Abdul Wahid setelah ditetapkan sebagai tersangka KPK.
"Kami sangat sangat siap untuk menghadapi persidangan. Kami juga telah menemukan hal-hal baru yang kemudian dapat dijadikan senjata pamungkas untuk membuktikan Abdul Wahid tidak bersalah," ujarnya dikutip dari Antara.
Rinaldi mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan tim kuasa hukum yang saat ini masih berada di Jakarta untuk melakukan konsolidasi menghadapi persidangan.
Menurut dia, orang-orang terdekat Abdul Wahid meyakini mantan gubernur tersebut tidak terlibat dalam dugaan perkara yang dituduhkan kepadanya.
Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK memindahkan penahanan para terdakwa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) berupa pemerasan untuk mempersiapkan proses persidangan.
Penahanan terhadap Abdul Wahid selaku Gubernur Riau nonaktif dan M Arif Setiawan yang menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR PKPP Riau dilakukan di Rutan Pekanbaru.
Sedangkan terdakwa Dani M. Nursalam yang merupakan Tenaga Ahli Gubernur Riau ditahan di Lapas Pekanbaru.
Saat ini, tim JPU KPK masih menunggu penetapan jadwal persidangan atas perkara tersebut. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan praktik pemerasan, gratifikasi, serta korupsi anggaran proyek di lingkungan Pemprov Riau yang kerap disebut sebagai kasus "jatah preman".
Di sisi lain, sejumlah pendukung juga terlihat menunggu kedatangan Abdul Wahid di Rumah Tahanan Sialang Bungkuk, Pekanbaru.
Rombongan pendukung yang didominasi emak-emak tampak memberikan dukungan moral kepada Abdul Wahid, bahkan beberapa di antaranya menangis sambil meminta Abdul Wahid tetap kuat dan sabar menghadapi proses hukum yang berjalan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Abdul Wahid Segera Disidang, Pendukung Klaim Temukan Fakta Baru
-
Rahasia Hemat Mudik Lebaran Terungkap, Cukup Pakai Promo Spesial Ramadan BRI dan Daftar BRImo
-
Ribuan Pemudik Berangkat dengan 175 Bus Gratis dari BRI
-
6 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Harian dan Jangka Panjang
-
Abdul Wahid Diborgol Kenakan Rompi KPK, Masker dan Topi Tiba di Pekanbaru