- Polisi menangkap tersangka berinisial L terkait kasus penganiayaan dan penembakan karyawan PT SBP di Kabupaten Inhu.
- Penangkapan pelaku dilakukan di sebuah bengkel kapal kawasan Batu Aji, Batam, pada Jumat, 12 Juni 2026.
- Insiden penyerangan menyebabkan sejumlah karyawan menderita luka tembak dan senjata tajam hingga harus dirawat di rumah sakit.
SuaraRiau.id - Seorang pelaku penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Belilas Perkasa (SBP), Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ditangkap.
Tersangka penyerangan dan penembakan sejumlah karyawan perusahaan ini dibekuk di wilayah Batam, Kepulauan Riau, pada Jumat (12/6/2026) petang.
Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra mengungkapkan jika penangkapan tersebut bermula dari informasi mengenai pelaku L (45) diduga sedang bekerja di bengkel kapal kawasan Batu Aji, Kota Batam.
"Setelah memperoleh informasi keberadaan terduga pelaku, Kasatreskrim IPTU Adlin SH memerintahkan tim yang dipimpin KBO Reskrim IPDA Riki Rahmadi untuk bergerak menuju Batam dan melakukan penangkapan," ujar Kapolres, Minggu (14/6/2026).
AKBP Eka menjelaskan, pihaknya menggunakan speed boat pada Jumat pagi dan tiba di Batam sekitar pukul 15.00 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemetaan area dan koordinasi dengan pihak keamanan lokasi dok kapal yang diduga menjadi tempat aktivitas pelaku.
Polisi kemudian mengamankan seorang laki-laki yang mengaku berinisial L. Setelah diamankan, terduga pelaku kemudian dibawa ke Mako Polsek Batu Aji untuk proses penitipan di ruang tahanan sebelum proses hukum lanjutan dilakukan oleh penyidik Polres Inhu.
Diketahui sebelumnya, penyerangan dan penembakan para karyawan PT SBP terjadi pada awal Juni lalu sekitar pukul 09.30 WIB
Berdasarkan informasi kepolisian, seorang korban yang menyampaikan bahwa rekan-rekannya diduga diserang oleh sejumlah orang yang membawa senapan dan senjata tajam.
Dalam kejadian tersebut beberapa orang mengalami luka akibat tembakan maupun luka robek yang diduga berasal dari senjata tajam.
Para korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Muizah, Kecamatan Seberida, untuk memperoleh perawatan medis sebelum laporan resmi dibuat ke Polres Inhu.
Polres Inhu menegaskan proses penyidikan akan terus berjalan untuk mengungkap secara menyeluruh peran para pihak yang terlibat dalam peristiwa penganiayaan.
Kapolres juga mengimbau pelaku lain untuk menyerahkan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh
-
Masa Pensiun Lebih Tenang, Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk
-
Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan
-
Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru