SuaraRiau.id - Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru menyebut ada sekitar 320 kasus Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) dari Januari hingga Juni 2025.
Dari kasus 264 HIV dan 56 AIDS tersebut, sebanyak 6 penderita di antaranya meninggal dunia.
Sekretaris Dinas Kesehatan Pekanbaru Fira Septiyanti berharap masyarakat lebih terbuka terhadap isu HIV/AIDS dan tidak ragu memeriksakan diri, agar penularan virusnya bisa ditekan dan kualitas hidup penderita dapat terjaga.
"Pentingnya menjaga perilaku seksual yang sehat dengan menghindari seks bebas dan skrining HIV pada ibu hamil untuk mengetahui penularan dari ibu kepada bayi sedini mungkin," katanya dikutip dari Antara, Jumat (30/8/2025).
Namun, Fira menyampaikan kasus tahun ini menurun jika dibandingkan tahun 2024 dengan berada di angka 438 untuk HIV dan AIDS sebanyak 165 kasus.
Sedangkan sebagian besar dari penderita HIV/AIDS merupakan laki-laki dengan usia produktif 25 sampai 49 tahun.
"Untuk pekerjaan terbanyak penderita HIV/AIDS adalah dari swasta dan wiraswasta," ungkapnya.
Namun begitu sebagian besar dari penderita HIV/AIDS tidak serius menjalani perawatan. Hal itu dibuktikan sekitar 50 persen penderita tidak melakukan pengambilan obat.
"Ini menjadi Pekerjaan Rumah besar kita," tutur Fira.
Sementara Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meminta Dinkes setempat berkolaborasi dengan para camat dan lurah untuk menangani kasus HIV/AIDS.
Hal itu agar penderita HIV/AIDS melakukan pengambilan obat di fasilitas-fasilitas kesehatan yang telah ditentukan.
"Ini akan menjadi seperti gunung es yang sewaktu-waktu akan bisa meledak. Makanya perlu adanya koordinasi dan juga kolaborasi antara camat dan lurah bersama organisasi perangkat daerah terkait," kata Wali Kota Pekanbaru. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari
-
Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit
-
Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga
-
KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit