SuaraRiau.id - Laga ujicoba PSPS Riau dengan klub Malaysia Kelantan FC yang sedianya digelar Selasa 12 Juli 2022 sore ini dikabarkan batal.
Hal itu terungkap usai pihak official masing-masing klub kembali masuk ke ruang ganti usai sudah bersiap-siap di lapangan Stadion Utama Riau.
Pantauan Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, terlihat sejumlah pendukung PSPS Riau dan penonton sudah antre menyaksikan pertandingan.
Tidak hanya itu, penonton yang sudah membeli tiket terlihat kecewa mendengar kabar pertandingan ujicoba ini batal digelar.
Selain itu, keluar surat dari Instagram resmi PSPS Riau kalau pihak pengelola pertandingan belum membayar uang keamanan yang dilakukan pihak Kepolisian.
Polresta Pekanbaru dalam hal ini dikabarkan meminta uang Rp 40 juta untuk pengamanan pertandingan ujicoba PSPS Riau vs Kelantan FC belum dipenuhi pihak pertandingan.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak panitia pertandingan perihal pertandingan ujicoba ini.
Namun sejumlah penonton terlihat kecewa dan meneriaki official yang ada di pinggir lapangan.
Sebelumnya diketahui, PSPS Riau akan kembali menggelar laga ujicoba dengan klub asal Malaysia, Kelantan FC di Stadion Utama Jalan Naga Sakti, Pekanbaru sore ini.
Laga ujicoba melawan Kelantan FC merupakan ajang persiapan klub kebanggaan asal Bumi Lancang Kuning ini jelang Liga 2 bergulir.
Pelatih Kepala PSPS Riau, Yusup Prasetyo mengatakan laga ujicoba melawan Kelantan FC untuk melihat sejauh mana perkembangan hasil latihan tim skuad PSPS Riau dalam kurun waktu sebulan.
Yusup Prasetyo juga berharap anak asuhnya pada laga uji coba melawan Kelantan FC ini nanti dapat menerapkan strategi yang sudah dilatih satu bulan belakangan ini.
"Saya ingin mencoba taktikal yang sudah selama ini saya latih, menyerang secara totalitas," ujar Yusup Prasetyo.
Berita Terkait
-
PSPS Riau Jamu Klub Malaysia Kelantan FC di Stadion Utama Riau Sore Ini
-
Aksi Pengeroyokan Viral, 4 Anggota Geng Motor Pekanbaru Akhirnya Ditangkap
-
Tragis, Siswi SD di Pekanbaru Tewas Ditabrak Truk usai Ambil Rapor
-
Pasutri Pengedar Narkoba di Pekanbaru Ditangkap, Modusnya Jualan Pakaian
-
Kasus Penganiayaan Pelajar oleh Siswa SMA Pekanbaru Berakhir Damai di Kantor Polisi
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pria di Bengkalis Tersangka Perambahan Hutan 20 Ha, Sebagian untuk Tanam Sawit
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
SF Hariyanto: Tidak Ada Pemberhentian PPPK di Riau