SuaraRiau.id - Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis menangkap tiga pengedar sabu dengan barang bukti 4,84 gram di Pulau Bengkalis.
Salah satu yang diciduk adalah oknum wartawan.
Kasat Resnarkoba Iptu Tony Armando membenarkan penangkapan tersebut.
Pengungkapan itu, berawal petugas menggerebek ruko Kantor Lembaga Swadaya Masyarakat INPEST (Suara Transparansi Independen) di Jalan Antara, Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, Bengkalis.
Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan dua tersangka Ham (42) yang beralamat di Desa Damon dan tersangka In (40) yang disebut-sebut merupakan wartawan yang bekerja di Bengkalis yang beralamat di Desa Senggoro, papar Kasat, Sabtu (30/4/2022).
Dari penggeledahan di toko, ditemukan 8 bungkus plastik berisi sabusiap edar, 9 bungkus plastik kosong, timbangan, gunting press dan dua handphone.
Baru sampai di situ petugas membuat perkembangan kasus itu. Tersangka Ham mengaku barang haram tersebut merupakan miliknya yang diperoleh dari Rof pada Senin (25/4/2022).
Kemudian petugas mengamankan tersangka Rof (47) di rumahnya di Desa Sebauk sekitar pukul 02.00 WIB beserta barang bukti telepon genggam dan sepeda motor.
Setelah dilakukan tes urine, ketiga tersangka positif mengkonsumsi sabu.Kasus tersebut terungkap, setelah sebelumnya Senin (25/4) sekitar pukul 23.00 WIB, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Bengkalis mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkoba di sebuah toko di Jalan Antara.
“Mendapat informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan, setelah mendapatkan informasi yang akurat, tim menggerebek toko tersebut dan mengamankan dua tersangka beserta barang bukti dan beberapa jam kemudian satu tersangka di Sebauk ,” kata IptuToni dikutip dari Antara.
Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka Rof , sabu tersebut didapat dari tersangka Af alias Acik yang telah diamankan petugas sebelumnya.
“Tiga tersangka diduga pengedar, dan hasil tes urine tiga tersangka positif sabu ,” tambah Iptu Tony. (Antara)
Berita Terkait
-
Berjam-jam Mengapung di Laut, Tiga Nelayan di Bengkalis Ditemukan dengan Selamat, Kronologisnya Begini
-
Diringkus Polresta Jogja, DN Ngaku Edarkan Sabu untuk Bantu Orang Tua Pacar
-
Tiga Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia Diciduk di Bengkalis, Sabu 8,8 Kg Disita
-
Polemik Teror Harimau, BBKSDA Riau Sentil Warga yang Buat Kebun di Kawasan Hutan
-
Petani Menjerit, Harga Sawit Riau Terjun Bebas usai Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol