SuaraRiau.id - Mendagri Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Riau pada Jumat (21/1/2022). Pada momen itu ia juga meninjau pelaksanaan vaksinasi merdeka anak usia 6-11 tahun di SDN 36 Teladan, Pekanbaru.
Tito Karnavian juga menyapa secara virtual pusat vaksinasi anak lainnya di Kota Pekanbaru, dan kecamatan yang berkesempatan disapa Tito Karnavian yaitu Kecamatan Tenayanraya dan Kecamatan Rumbai Barat.
"Meski indikator kasus positif Covid-19, dan jumlah kasus meninggal akibat Covid-19 juga mengalami penurunan yang cukup jauh serta angka BOR rendah sekali, namun jangan sampai kita lengah," ujar Mendagri Tito.
Sebab, katanya, ancaman masih datang dari Covid-19 varian baru Omicron, yang ledakan kasusnya di negara lain terjadi seperti di Singapura banyak, atau di Australia mencapai seribu lebih per hari dan Amerika Serikat juga begitu.
Karenanya, kata Mendagri lagi, tetap prokes, terapkan 3 M, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga fisik aman. Selain itu Pemerintah Provinsi, kabupaten dan kota cepat menuntaskan warganya divaksin.
"Untuk pemberian vaksin booster pada lansia harus dilakukan secara door to door, buat tim kecil untuk menyasar mereka. Penting juga anak-anak untuk divaksin agar kita tidak kehilangan generasi berkualitas karena tidak maksimal belajar," katanya.
Jika semua sudah divaksin, kata Mendagri lagi, maka ekonomi nasional akan segera pulih. Pada kesempatan itu Mendagri juga menyempatkan waktu untuk bertanya-tanya kepada anak-anak yang mengikuti vaksinasi. Sekaligus memotivasi mereka pentingnya vaksinasi mencegah Covid-19.
Tito Karnavian mengucapkan selamat mengikuti vaksinasi merdeka anak di Provinsi Riau khususnya di Kota Pekanbaru. Menurutnya, jika ada orangtua yang keberatan anaknya untuk di vaksin, itu perlu diberikan sosialisasi.
"Alhamdulillah kalau tidak ada yang keberatan, kalau ada yang keberatan perlu diberikan pemahaman. Selamat mengikuti vaksinasi, semoga sukses," ujarnya.
Wali Kota Pekanbaru Firdaus melaporkan vaksinasi secara keseluruhan untuk masyarakat kota Pekanbaru sudah mencapai 103 persen, kendati vaksinasi lansia masih sekitar 70 persen. Dan untuk vaksinasi anak-anak ditargetkan 107 ribu anak dan yang telah divaksin baru 25.000 anak.
"Artinya 25 persen anak di Kota Pekanbaru telah di vaksin dan pada Jumat (21/1) ditargetkan vaksinasi sebanyak 10.000 dosis. Dengan pelaksanaannya dilakukan di 15 Kecamatan se Kota Pekanbaru. Masing-masing kecamatan telah dibentuk satu titik lokasi pelaksanaan vaksinasi," katanya.
"Terima kasih atas kunjungan pak Mendagri, semoga ini memotivasi kami untuk memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat," sebutnya.
Dalam kunjungan kerja ini, Tito didampingi Gubernur Riau Syamsuar, Forkopimda Riau, Asisten I Setda Riau sekaligus Plt Kadiskes Riau, Masrul Kasmy, Sekda Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, Kadiskes Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy, Kadis Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas dan lainnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Demi Dapatkan Minyak Goreng Murah, Suami Istri Pura-pura Tak Kenal saat Beli
-
Hari Ketiga, Minyak Goreng Satu Harga di Pekanbaru Ludes Diserbu Warga
-
Kronologi Pengungkapan Sabu 80 Kg dari Bandar Warga Negara Malaysia di Riau
-
Pembangunan Tugu Roda Terbang Kembali Dianggarkan, Ini Kata DPRD Pekanbaru
-
Mobil Dinas Lapas Pekanbaru Dibakar, Polisi Buru Pelempar Bom Molotov
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Ajudan Abdul Wahid Ditahan usai 'Lawan' KPK dengan Gugatan Rp11 Miliar
-
Sekolah Pekanbaru Dilarang Gelar Perpisahan Mewah di Hotel, Pungutan Diawasi
-
Terseret Dugaan Kasus Pemerasan, Ajudan Abdul Wahid Ditahan KPK
-
6 Fakta Tragedi Siswa SMP Islamic Center Siak Tewas Akibat Ledakan saat Ujian Sains
-
Holding Ultra Mikro BRI Makin Solid, Tegaskan Komitmen dan Keberpihakan pada Ekonomi Kerakyatan