SuaraRiau.id - Penumpang Bandara Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru dengan rute penerbangan Jawa dan Bali wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR.
Hal tersebut disampaikan Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II Pekanbaru, Yogi Prasetyo.
"Sesuai regulasi atau aturan, dari dan ke pulau Jawa, penumpang wajib menyertakan hasil tes PCR," ujar Yogi, Senin (25/10/2021).
Kebijakan tersebut sesuai penerapan Surat Edaran No. 88 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.
Yogi menjelaskan bahwa penerapan wajib swab PCR bagi penumpang Bandara Pekanbaru masih berjalan kondusif.
Ia pun mengaku tidak ada kendala dalam proses penerbangan berangkat dan datang.
"Informasi di lapangan kondusif, sebab masyarakat sudah mengetahui adanya aturan ini," ungkap Yogi.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa para penumpang bisa melakukan tes swab PCR sendiri sebelum keberangkatan.
Mereka juga bisa menjalani tes di fasilitas kesehatan yang ada di dalam bandara yang menyediakan layanan tes PCR yang berada di lantai dasar bandara tak jauh dari terminal kedatangan.
"Bagi penumpang yang belum sempat tes PCR, ada faskes di dalam bandara yang menyediakan layanan tersebut. Masyarakat bisa mengaksesnya secara mandiri," kata Yogi.
Menurut Yogi, pihaknya mendukung kebijakan pemerintah terkait penerapan wajib tes PCR bagi para penumpang pesawat.
"Kita support kebijakan pemerintah, semoga kebijakan ini berjalan lancar," tegas Yogi.
Berita Terkait
-
ASN Kirim Narkoba Dalam Buku di Bandara Pekanbaru, Transaksi Pakai Bitcoin
-
Wacana Pemindahan Bandara Pekanbaru, Ini Penjelasan Anggota DPRD Riau
-
Tes Rapid Antigen di Bandara Pekanbaru Batal Gegara Tak Ada Petugas Medis
-
Penumpang Bandara Pekanbaru Wajib Bawa Surat Vaksin-Tes Swab PCR
-
Pakai Surat Swab Palsu, Calon Penumpang Bandara Pekanbaru Ditangkap
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Guru PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu Tanpa Ujian, Status Jadi PNS dengan Tes
-
Langgar Keimigrasian, Wanita asal Malaysia Dideportasi dari Pekanbaru
-
Antrean Panjang Kendaraan Isi BBM Masih Terjadi, Picu Kemacetan di Pekanbaru
-
Dana PSR Rp1,9 Triliun Disalurkan untuk Puluhan Ribu Petani Sawit di Riau
-
Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap