"Terdapat penurunan dari bulan Juli 2021 hingga sekarang, saat ini rata-rata 10 sample per hari," ungkapnya.
Dengan mengacu pada HET, kata dia, RS Tabrani tetap melakukan upaya maksimal agar masyarakat tidak takut untuk melakukan PCR untuk memastikan dirinya tidak terkena Covid-19.
"Kita tetap mengikuti HET dari pemerintah, hal ini merupakan upaya kita mendukung pemerintah dalam upaya pengendalian Covid-19," kata dia.
"Bahkan untuk hasil dari tes PCR bisa dikeluarkan dalam 1x24 jam," sambungnya.
Saat ini dalam sehari, kata Yan Machyar lebih jauh, RS Tabrani dapat mengeluarkan 10 sampel sejak Juli 2021.
"Memang ada terjadi penurunan untuk masyarakat yang tes PCR di RS ini," bebernya.
Senada dengan RS Tabrani, RS Awal Bros Panam pun sudah menyetarakan harga sesuai dengan aturan pemerintah. Rumah sakit ini merupakan satu dari 17 rumah sakit yang melayani swab PCR di Riau.
Humas Rumah Sakit Awal Bros Panam, Mardi mengatakan bahwa kini pelayanan tes swab PCR di rumah sakit ini sudah melakukan penyetaraan sesuai dengan imbauan pemerintah.
"Iya, harga (swab PCR) disesuaikan dengan aturan pemerintah. Sekarang Rp 525 ribu," ungkap Mardi, Jumat (3/9/2021).
Sebelumnya, dijelaskannya bahwa rumah sakit swasta dengan fasilitas lengkap ini mematok harga swab PCR sebesar Rp 888 ribu.
"Hasil swab PCR-nya dapat diketahui 1x24 jam," tuturnya.
Menurut Haddrami, di tengah situasi pandemi dan lesunya ekonomi tentunya persoalan harga menjadi hal yang paling utama untuk diperhatikan.
"Dulu saya pernah tes PCR karena pulang dari Jakarta mencapai Rp 900 ribu, dan tentunya hal ini menurut saya lumayan berat untuk sekali tes," ungkap Haddrami.
Kata dia, saat ini memang diwajibkan untuk melakukan tes PCR dikarenakan covid-19 sedang tinggi-tingginya.
Ia pun rela merogoh koceknya dengan harga Rp 900.000 itu dikarenakan untuk menjaga keselamatan keluarganya.
Berita Terkait
-
Modus Lebih Cepat, Bikin Harga Tes PCR Tak Sesuai Himbauan Jokowi
-
Harga Tes PCR Masih Mahal, Dilema antara Melawan Wabah atau Bisnis
-
Covid-19 Melandai, Sekolah di Siak Mulai Pembelajaran Tatap Muka
-
Upaya Sakai Jaga Rempah Tetap Berlimpah di Tengah Hutan Adat Makin 'Terjajah'
-
Kasus Covid-19 di Riau Melandai, Begini Pesan Gubernur Syamsuar
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Pengadaan Lahan untuk Proyek Tol Pekanbaru-Rengat Sudah 90 Persen
-
5 Mobil Bekas 3 Baris di Bawah 100 Juta: Kabin Luas, Nyaman buat Keluarga
-
Harga Minyakita di Pekanbaru Lampaui HET, Begini Tanggapan Wali Kota
-
Saksi Sebut Bayar Makan-Hotel Abdul Wahid di London Rp36 Juta, Belum Diganti
-
Dana Rp90 Miliar untuk Perbaikan Jalan Teluk Kuantan, Demi Pacu Jalur 2026