Eko Faizin
Kamis, 16 Juli 2026 | 18:23 WIB
Dua petinggi Golkar Riau terlibat perseteruan hingga menyebabkan pendukungnya saling baku hantam di Kantor DPRD Riau, Kamis (16/7/2026). [Ist]
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V Indra Gunawan Eet terlibat kontak fisik saat rapat.
  • Insiden terjadi di Gedung DPRD Riau pada Kamis, 16 Juli 2026, yang dipicu oleh perselisihan kedua politisi tersebut.
  • Kericuhan meluas hingga melibatkan para pendukung, menyebabkan aksi saling pukul dan lempar barang di lokasi rapat.

SuaraRiau.id - Rapat Banggar DPRD Riau diwarnai perselisihan antara dua petinggi Golkar Riau hingga berujung kontak fisik, Kamis (16/7/2026) siang.

Keduanya adalah Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Provinsi Indra Gunawan Eet. Aksi yang kemudian melibatkan pendukung dua belah pihak ini menuai sorotan.

Bahkan, Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Riau Doan Samuel Nababan mengaku siap memberikan fasilitas bagi keduanya untuk berduel di ring tinju.

"Saya tidak tahu masalahnya apa, tapi daripada ribut seperti itu, kami Pertina Riau siap memberikan fasilitas bagi keduanya untuk berduel di ring tinju," ujarnya dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.

Doan menjelaskan, fasilitas Pertina Riau sangat lengkap. Pertina juga siap menjadwalkan duel tersebut kapan saja diinginkan.

"Fasilitas kami lengkap, dan kami bisa jadwalkan kapan saja," kelakarnya.

Diketahui, Rapat Banggar DPRD Riau dan TAPD Pemprov Riau di Gedung DPRD provinsi mendadak menjadi menegangkan.

Rusuh bermula percekcokan antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet.

Pertengkaran dua politisi Golkar Riau tersebut diawali saat rapat sejak pagi. Keduanya saling bersitegang dan nyaris baku hantam.

Namun, ketegangan itu berhasil ditenangkan dan Indra Gunawan keluar dari ruangan. Rapat pun kembali berjalan hingga sekitar pukul 14.40 WIB.

Saat rapat selesai, Indra kembali memasuki ruangan rapat medium dan menemui Parisman. Keduanya kembali bersitegang.

Saat keduanya saling bersitegang, para pendukung dari kedua belah pihak mulai berdatangan dan memenuhi ruangan rapat medium hingga lobby DPRD Riau.

Akibatnya, ketegangan pun semakin memuncak hingga percekcokan juga terjadi di antara para pendukung.

Meski sejumlah anggota DPRD Riau lainnya berusaha menengahi situasi, perdebatan kedua belah pihak semakin memuncak hingga terjadi kericuhan dengan aksi saling pukul, memaki hingga melemparkan barang-barang yang ada di lokasi.

Karena banyaknya pihak yang terlibat, kericuhan pun cukup sulit untuk ditangani oleh pihak security. Hingga satu orang di antaranya terjatuh setelah menerima sejumlah pukulan.

Load More