Eko Faizin
Kamis, 16 Juli 2026 | 12:14 WIB
Ilustrasi terlempar ke sungai. [Unsplash/@blakecheekk]
Baca 10 detik
  • Rifki Marwanda (21) tewas terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin ke Sungai Kampar setelah mengalami kecelakaan saat melakukan aksi standing motor.
  • Tim SAR Gabungan menemukan jasad korban mengapung sejauh 5,4 kilometer dari lokasi kejadian pada Kamis, 16 Juli 2026 pagi.
  • Operasi pencarian resmi ditutup setelah jenazah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan di rumah duka.

SuaraRiau.id - Pemuda bernama Rifki Marwanda (21) ditemukan meninggal dunia setelah sempat hilang terlempar dari Jembatan Rantau Berangin ke Sungai Kampar, Kabupaten Kampar beberapa hari lalu.

Tim SAR Gabungan menemukan jasad korban dalam keadaan mengapung di aliran Sungai Kampar pada Kamis (16/7/2026) pagi.

Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan bahwa dalam Renops hari terakhir ini, personel gabungan dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).

"Dengan telah ditemukannya korban, maka Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia berupa satu orang terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin secara resmi kami usulkan untuk ditutup," katanya, Kamis (16/7/2026).

Budi menjelaskan, lokasi penemuan jasad pemuda tersebut berada pada jarak sekitar 5,4 kilometer dari lokasi kejadian awal.

Setelah berhasil dievakuasi dari derasnya arus sungai ke atas perahu, jenazah korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kuok untuk dilakukan proses identifikasi serta penanganan medis lebih lanjut.

Pihaknya memastikan bahwa setelah seluruh prosedur medis di puskesmas selesai, jenazah korban langsung diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Basarnas Pekanbaru menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas kerja keras seluruh elemen yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, BPBD, hingga masyarakat sukarelawan setempat.

"Kami berterima kasih atas sinergi luar biasa ini. Semoga dedikasi dan kerja sama yang terjalin erat selama tiga hari ini menjadi wujud nyata pelayanan kemanusiaan terbaik bagi masyarakat," tegas Budi.

Diketahui sebelumnya, korban Rifki Marwanda hilang secara misterius setelah terlempar dan terjun ke dalam derasnya aliran Sungai Kampar akibat kecelakaan.

Awalnya, korban menaiki sepeda motor Honda Beat miliknya. Namun, ia melakukan aksi standing yakni raksi mengangkat roda depan sepeda motor.

Nahas, baru memacu kendaraannya sekitar 10 meter dari posisi teman-temannya, korban terlempar jatuh ke sungai tersebut.

Korban diduga kehilangan kendali atas kendaraannya saat melaju dengan satu roda, motor korban oleng dan menghantam pagar pembatas jembatan dengan sangat keras.

Benturan hebat tersebut membuat tubuh Rifki terlempar melewati pagar pembatas jembatan dan langsung jatuh ke dalam kegelapan Sungai Kampar yang berada jauh di bawahnya.

Load More