SuaraRiau.id - Kebakaran Lapas Tangerang menewaskan 44 narapidana beberapa hari lalu. Kebakaran diduga karena korsleting listrik.
Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi, pihak Rutan Kelas I A Pekanbaru mengambil langkap dini.
Lapas Pekanbaru melakukan pendeteksi dini jaringan listrik bekerja sama dengan petugas PLN. Pihaknya langsung memeriksa dan menertibkan aliran listrik pada blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
"Rutan Kelas I A Pekanbaru melakukan kegiatan penertiban yang merupakan upaya deteksi dini pencegahan terjadinya kebakaran," ucap Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, M Lukman dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (9/9/2021).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Kadivpas Riau No: W.4-UM.01.01-2901 tanggal 07 Juni 2021 tentang Pengendalian Penggunaan Listrik pada UPT Pemasyarakatan se wilayah Riau.
Penertiban listrik dilaksanakan pada kamar hunian Blok A, B, C, rumah tempat ibadah, ruang perkantoran dan ruang genset.
Pada penertiban tersebut, petugas menyita puluhan terminal colokan beserta kabel-kabel instalasi ilegal yang berpotensi menimbulkan korsleting listrik dan beberapa unit handphone.
"Kita juga mengisi ulang dan memperbarui Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dipasang diseluruh area Rutan Pekanbaru seperti Gedung Perkantoran, Blok Hunian, Mesjid, Gereja, dan Dapur," terangnya.
M Lukman berharap dengan antisipasi dengan sigap ini, hal yang terjadi di Lapas Tanggerang, Banten tidak terjadi di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru.
"Harapannya semua akan aman dan nyaman tanpa adanya gangguan Kamtib di Rutan Kelas I Pekanbaru seperti Kebakaran," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Dalami Unsur Dugaan Kelalaian Dalam Kebakaran Lapas Tangerang
-
41 Napi Lapas Tangerang Tewas, Warga Binaan Rutan Salemba Gelar Doa Bersama
-
Keluarga Diminta Bawa Bukti Tambahan soal Ciri-ciri Napi Tewas Terbakar di Lapas Tangerang
-
Terkait Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Periksa 22 Saksi
-
Menkumham Pastikan Korban Kebakaran Lapas Tangerang Ditangani Maksimal di RSUD Tangerang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar