SuaraRiau.id - Pembelajaran tatap muka di Kepulauan Riau (Kepri) direncanakan akan dimulai pada 1 Oktober 2021 setelah kasus aktif Covid-19 turun drastis.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengungkapkan bahwa akan membahas rencana belajar tatap muka bersama kepala daerah di wilayahnya.
"Kami akan bahas bersama bupati dan wali kota agar 1 Oktober 2021 dapat diselenggarakan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan," tutur Gubernur Ansar seperti dikutip dari Antara, Rabu (8/9/2021).
Ia mengatakan syarat untuk sekolah tatap muka mulai dari PAUD, SD, SMP dan SMA harus dipenuhi setiap kabupaten dan kota. Seluruh kabupaten dan kota harus berstatus sebagai Zona Hijau atau Zona Kuning.
"Kasus aktif harus semakin menurun, dan terkendali. Seluruh pihak yang terlibat dalam kebijakan itu harus dapat memastikan seluruh siswa dan pihak sekolah menaati protokol kesehatan saat pembelajaran tatap muka dimulai," ujar Ansar.
Menurutnya, sejak awal pihaknya bukan tidak ingin sistem pembelajaran tatap muka di sekolah dilaksanakan, melainkan dikhawatirkan muncul klaster baru Covid-19 di kelas atau di sekolah.
Dikatakan Ansar, penularan Covid-19 di dalam kelas atau di sekolah tidak hanya dapat terjadi di antara siswa, melainkan juga guru.
"Jangan sampai virus itu dibawa ke rumah. Ini kenapa kami menahan diri agar pembelajaran tatap muka ditunda," ujarnya.
Lebih jauh, Ansar juga mengemukakan Satgas Covid-19 di Kepri juga harus mampu mengawasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
Satgas dan pihak sekolah harus memastikan fasilitas protokol kesehatan tersedia di sekolah, seperti sabun dan air bersih, serta alat pengukur suhu.
Selain itu, kata dia vaksinasi terhadap siswa usia 12 tahun ke atas juga diperhatikan. Siswa yang sudah menerima vaksin dosis pertama san kedua tentu mendapatkan prioritas untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.
Sejak beberapa bulan lalu, sejumlah lembaga negara gencar menggelar vaksinasi untuk warga Kepri, termasuk kepada pelajar.
"Tenaga pengajar juga harus dipastikan sudah divaksin," tutur mantan Bupati Bintan itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
SMA/SMK di Riau Sudah Mulai Belajar Tatap Muka Terbatas
-
PPKM Level 3, Bantul Izinkan Pembelajaran Tatap Muka Secara Terbatas
-
Besok, Sekolah di Pekanbaru Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka
-
Status PPKM Level 3, Pemko Batam Belum Izinkan Sekolah Tatap Muka
-
Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru, Siswa Belum Vaksin Masih Bisa Ikut
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Hatchback Bekas 50 Jutaan Layak Dipertimbangkan: Nyaman dan Stabil!
-
Saksi Sebut Abdul Wahid Bertindak Sesuai Aturan: Beliau Selesaikan Tanggung Jawab
-
Promo A&W Selama Mei 2026: Buy 1 Get 1 di Hari-hari Spesial
-
Jumlah Pengangguran di Riau Mencapai 137 Ribu Orang
-
Antre Pertalite di SPBU Siak sampai Berjam-jam, Eceran Susah Didapat