- Angka pengangguran terbuka di Provinsi Riau mencapai 137,12 ribu orang.
- Persentase jumlah pengangguran turun 0,03 persen dibanding Februari 2025.
- BPS menyatakan TPAK di provinsi ini sebesar 66,17 persen per Februari 2026.
SuaraRiau.id - Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Riau per Februari 2026 sebesar 4,09 persen atau sebanyak 137,12 ribu orang dari angkatan kerja 3,36 juta orang.
BPS Riau menjelaskan jika persentase jumlah ini turun 0,03 persen poin dibanding Februari 2025 sebesar 4,12 persen, tetapi secara jumlah naik 4,15 ribu orang dari 132,97 ribu pada Februari 2025.
"Penduduk usia kerja di Riau berjumlah 5,07 juta orang, bertambah 130,61 ribu orang. Sedangkan angkatan kerja sebanyak 3,36 juta orang dan 3,22 juta di antaranya yang bekerja, naik 126,46 ribu orang," kata Kepala BPS Riau Asep Riyadi, dikutip dari Antara, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Riau pada Februari 2026 terhitung sebesar 66,17 persen. Hal ini meningkat 1,49 persen poin dibandingkan dengan TPAK Februari 2025.
Asep menuturkan, jika ditinjau berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki sebesar 84,48 persen sedangkan TPAK perempuan sebesar 47,14 persen.
Dibandingkan Februari 2025, TPAK laki-laki menurun sebesar 0,24 persen dan TPAK perempuan meningkat 3,36 persen.
Sementara itu lapangan pekerjaan yang mendominasi adalah kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 33,83 persen.
Lalu perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor sebesar 18,08 persen serta industri pengolahan sebesar 8,11 persen.
Kemudian pekerja pada kegiatan formal di Provinsi Riau sebesar 46,19 persen dan yang informal 53,81 persen.
Pekerja informal mencapai 1,73 juta orang naik sebesar 1,02 persen poin dibanding Februari 2025.
Sebagian besar penduduk di Riau tambahnya bekerja sebagai pekerja penuh dengan persentase sebesar 62,32 persen pada Februari 2026.
Sementara itu, 37,68 persen sisanya merupakan pekerja tidak penuh yang dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu setengah pengangguran dan pekerja paruh waktu.
"Pekerja setengah pengangguran di Riau juga mengalami peningkatan sebesar 0,63 persen poin dan pekerja paruh waktu mengalami penurunan sebesar 0,46 persen poin dibandingkan Februari 2025," tegas Asep.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Jumlah Pengangguran di Riau Mencapai 137 Ribu Orang
-
Antre Pertalite di SPBU Siak sampai Berjam-jam, Eceran Susah Didapat
-
Tambah 50 Persen Kuota BBM, Pertamina Klaim Stok untuk Riau Aman
-
Penyeberangan Roro Bengkalis Resmi Gunakan Sistem Tiket Elektronik
-
Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA, KPK Periksa Kepala Kantor Semen Padang Riau