Eko Faizin
Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB
Ilustrasi para pencari kerja. [Ist]
Baca 10 detik
  • Angka pengangguran terbuka di Provinsi Riau mencapai 137,12 ribu orang.
  • Persentase jumlah pengangguran turun 0,03 persen dibanding Februari 2025.
  • BPS menyatakan TPAK di provinsi ini sebesar 66,17 persen per Februari 2026.

SuaraRiau.id - Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Riau per Februari 2026 sebesar 4,09 persen atau sebanyak 137,12 ribu orang dari angkatan kerja 3,36 juta orang.

BPS Riau menjelaskan jika persentase jumlah ini turun 0,03 persen poin dibanding Februari 2025 sebesar 4,12 persen, tetapi secara jumlah naik 4,15 ribu orang dari 132,97 ribu pada Februari 2025.

"Penduduk usia kerja di Riau berjumlah 5,07 juta orang, bertambah 130,61 ribu orang. Sedangkan angkatan kerja sebanyak 3,36 juta orang dan 3,22 juta di antaranya yang bekerja, naik 126,46 ribu orang," kata Kepala BPS Riau Asep Riyadi, dikutip dari Antara, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Riau pada Februari 2026 terhitung sebesar 66,17 persen. Hal ini meningkat 1,49 persen poin dibandingkan dengan TPAK Februari 2025.

Asep menuturkan, jika ditinjau berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki sebesar 84,48 persen sedangkan TPAK perempuan sebesar 47,14 persen.

Dibandingkan Februari 2025, TPAK laki-laki menurun sebesar 0,24 persen dan TPAK perempuan meningkat 3,36 persen.

Sementara itu lapangan pekerjaan yang mendominasi adalah kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 33,83 persen.

Lalu perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor sebesar 18,08 persen serta industri pengolahan sebesar 8,11 persen.

Kemudian pekerja pada kegiatan formal di Provinsi Riau sebesar 46,19 persen dan yang informal 53,81 persen.

Pekerja informal mencapai 1,73 juta orang naik sebesar 1,02 persen poin dibanding Februari 2025.

Sebagian besar penduduk di Riau tambahnya bekerja sebagai pekerja penuh dengan persentase sebesar 62,32 persen pada Februari 2026.

Sementara itu, 37,68 persen sisanya merupakan pekerja tidak penuh yang dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu setengah pengangguran dan pekerja paruh waktu.

"Pekerja setengah pengangguran di Riau juga mengalami peningkatan sebesar 0,63 persen poin dan pekerja paruh waktu mengalami penurunan sebesar 0,46 persen poin dibandingkan Februari 2025," tegas Asep.

Load More