SuaraRiau.id - Pemerintah Provinsi atau Pemprov Riau masih menunggu status pembebasan izin lahan kawasan hutan untuk pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru-Bangkinang.
Lahan sepanjang 3,5 kilometer dan lahan masyarakat sepanjang 6,5 kilometer untuk pengerjaan pembangunan tol masih diajukan.
"Pembebasan lahan di kawasan hutan sepanjang 10 kilometer lagi, berada di Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar dan kini belum ada satupun proses pengerjaan konstruksi di lokasi tersebut," kata Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Ariadi dikutip dari Antara, Selasa (27/4/2021).
Ia menyampaikan, pengajuan pembebasan lahan di kawasan hutan milik negara, telah disampaikan Hutama Karya (HK), bersama Dinas LHK Riau dan Dinas PUPR, kepada Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK).
Ariadi juga mengatakan terdapat izin kawasan hutan yang belum dibebaskan sepanjang 3,5 kilometer di Rimbo Panjang. Pihak HK sudah mengajukan izin pelepasan lahan karena tanah tersebut milik negara.
"Soal surat pengajuan tersebut sudah dibahas di Dinas PUPR, lahannya dekat Rimbo Panjang Kualu Nenas, kawasan hutan, dan sudah dilayangkan surat tinggal proses di Kementerian LHK saja," ujar Ariadi.
Sementara itu, ia menambahkan, untuk lahan masyarakat yang belum dibebaskan 6,5 kilometer, telah disepakati proses ganti rugi lahan berdasarkan pertemuan dengan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menambahkan saat ini konstruksi jalan yang sudah selesai dibangun baru mencapai 30 kilometer, dengan jalan yang beroperasi baru 22 kilometer.
Sementara pihak HK menargetkan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 40 Kilometer bisa beroperasi pada akhir 2021. (Antara)
Berita Terkait
-
Kuansing Bakal Dilalui Tol Trans Sumatera, ke Jakarta Bisa Hemat 7 Jam
-
Gubernur Riau dan Kapolda Cek Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang
-
Tol Trans Sumatera, Jalan Cepat Menuju Sumbar Maju
-
Tol Pekanbaru-Bangkinang Ditargetkan Beroperasi sebelum Idul Fitri
-
Anggota DPRD Keluhkan Jalan Tol Palembang-Lampung Berlubang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu