- BPS Riau mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka daerah tersebut pada Mei 2026 sebesar 4,09 persen atau 140.696 orang.
- Kepala BPS Riau Asep Riyadi menyatakan pengangguran tertinggi berasal dari tamatan Sekolah Menengah Kejuruan sebesar 8,79 persen.
- Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menjadi lapangan pekerjaan yang paling banyak menyerap tenaga kerja sebesar 33,39 persen.
SuaraRiau.id - BPS Riau mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) daerah setempat pada Mei 2026 sebesar 4,09 persen atau sebanyak 140.696 orang dari angkatan kerja yang mencapai 3,44 juta orang penduduk yang bekerja.
Kepala BPS Riau Asep Riyadi mengatakan secara persentase jumlah ini turun 0,0008 persen poin dibanding Februari 2026 yang juga sebesar 4,09 persen.
Hal ini berarti dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar empat orang penganggur.
Pada Mei 2026, TPT perempuan sebesar 4,54 persen, lebih tinggi dibanding TPT laki-laki yang sebesar 3,86 persen.
TPT laki-laki mengalami peningkatan sebesar 0,03 persen poin dan TPT perempuan mengalami penurunan sebesar 0,03 persen poin jika dibandingkan Februari 2026, katanya di Pekanbaru, Kamis.
Pada periode sama, Asep mengatakan TPT tamatan Sekolah Menengah Kejuruan menjadi yang paling tinggi jumlahnya dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya, yaitu sebesar 8,79 persen.
Sementara TPT yang paling rendah adalah pendidikan SD ke bawah, yaitu sebesar 2,13 persen.
Dia menjelaskan bahwa secara umum penduduk usia kerja Provinsi Riau pada Mei 2026 sebanyak 5,09 juta orang, naik sebanyak 18,30 ribu orang dibandingkan Februari 2026.
Sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja, yaitu sebanyak 3,44 juta orang, sisanya termasuk bukan angkatan kerja sebanyak 1,65 juta orang.
Jumlah angkatan kerja bertambah sebanyak 83,79 ribu orang, penduduk bekerja bertambah sebanyak 80,09 ribu orang, sementara pengangguran bertambah sebanyak 3,70 ribu orang. Dengan begitu, lanjutnya, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Provinsi Riau mengalami peningkatan pada Mei 2026 sebesar 67,58 persen, naik 1,41 persen poin dibanding Februari 2026.
Berdasarkan jenis kelamin, TPAK cenderung lebih tinggi pada laki-laki. Pada Mei 2026, TPAK laki-laki sebesar 86,82 persen sedangkan TPAK perempuan sebesar 47,59 persen.
"Dibandingkan Februari 2026, TPAK laki-laki meningkat sebesar 2,34 persen poin dan TPAK perempuan meningkat 0,45 persen poin," ujar dia.
Sementara itu, tiga lapangan pekerjaan yang menyerap tenaga kerja paling banyak di Provinsi Riau adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, yaitu sebesar 33,39 persen.
Lalu Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor sebesar 17,44 persen serta Industri Pengolahan sebesar 7,94 persen.
Kemudian penduduk yang bekerja pada kegiatan informal sebanyak 1,776 juta orang (53,84 persen). Sedangkan yang bekerja pada kegiatan formal sebanyak 1,523 juta orang (46,16 persen). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Ekonomi Riau Capai Rp351 Triliun, Terbesar Keenam Nasional
-
Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya
-
Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok
-
Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban
-
Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Pernah Diberi Anugerah Adat LAM Riau