- Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya pada Jumat, 7 Agustus 2026.
- Polsek Binawidya mengamankan mantan suami korban yang diduga telah mengakui perbuatan pembacokan di lokasi kejadian.
- Petugas kepolisian mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit.
SuaraRiau.id - Warga Jalan Surya, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan penemuan jasad seorang ibu rumah tangga (IRT).
Korban diketahui bernama Rosdiana (55), ditemukan tewas mengenaskan tergeletak dalam kondisi bersimbah darah di lantai kamar rumahnya, Jumat (7/8/2026).
Di lokasi kejadian, aparat kepolisian turut menemukan sebilah parang yang diduga kuat digunakan dalam aksi pembacokan tersebut.
Kanitreskrim Polsek Binawidya, Iptu Martin Luther, mengungkapkan pihaknya telah mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku. Pria tersebut diketahui merupakan mantan suami korban.
"Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Martin.
Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap dari keterangan dua saksi, M Halim Alkhairi (24) dan Putri Kornelia (21).
Keduanya mengaku mendengar suara pintu kamar mereka digedor keras dari luar, disertai teriakan seseorang yang memanggil.
Saat pintu dibuka, tidak terlihat siapa pun di depan kamar. Namun, perhatian mereka langsung tertuju pada pintu kamar korban yang dalam keadaan terbuka.
Rasa curiga semakin kuat ketika keduanya melihat sebilah parang tergeletak di lantai.
Saat memeriksa ke dalam kamar, mereka mendapati Rosdiana sudah terbaring tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan.
Putri kemudian segera menghubungi Bambang Santoso (48) untuk meminta pertolongan.
Setibanya di lokasi, Bambang mendapati seorang pria, Marhalim, masih berada di depan rumah korban. Saksi kemudian mengamankan pria tersebut dan menanyakan kejadian yang terjadi.
Dalam pemeriksaan awal di tempat, Marhalim disebut mengakui telah melakukan pembacokan terhadap korban.
Sekitar pukul 10.20 WIB, kejadian tersebut dilaporkan kepada ketua RT dan Bhabinkamtibmas, yang kemudian diteruskan ke Polsek Binawidya.
Tak lama kemudian, sekitar pukul 10.40 WIB, personel Polsek Binawidya yang dipimpin Kapolsek tiba di lokasi. Polisi langsung mengamankan pelaku serta memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden
-
Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan
-
Dukung Pendidikan Buah Hati, BRI Prioritas Tawarkan Benefit Eksklusif di Sequoia School
-
MBG Prasmanan Dimulai, SD Islam Asy-Syakirin Pekanbaru Jadi Percontohan
-
Ekonomi Riau Capai Rp351 Triliun, Terbesar Keenam Nasional