SuaraRiau.id - Seorang pria di Kabupaten Kampar ditangkap polisi saat berada di kolam pancing ikan karena diduga kerap mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu kepada warga sekitar dan menjadikan kolam ikan sebagai lokasi transaksi.
Pria berinisial MA alias Anan (30) masuk dalam daftar pengedar narkoba di Kampar tepatnya di Desa Kampar, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar.
Pemilik kolam pancing berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Kampar pada Rabu (14/4/2021) sore.
Kasat Resnarkoba Polres Kampar AKP Daren Maysar mengungkapkan bahwa terduga pelaku MA ditangkap saat berada di sebuah kolam ikan miliknya.
"Berdasarkan info yang didapat di tempat tersebut sering terjadi transaksi narkoba antara pelaku dan pelanggannya," kata Daren Maysar, Jumat (16/4/2021).
Ia menjelaskan penangkapan pelaku ini disebabkan banyak masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi narkoba di kampungnya.
Saat penangkapan pelaku, polisi langsung melakukan penggeledahan terhadap pelaku.
"Saat penggeledahan tim kita menemukan 15 paket narkotika jenis sabu terbungkus plastik bening," ujarnya
Selain itu, petugas juga melakukan penggeledahan pada rumah pelaku di Desa Pulau Permai, Kecamatan Tambang dan menemukan satu paket narkotika jenis sabu di dalam amplop warna kuning.
Akibat perbuatannya, tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Polres Kampar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Daren menambahkan bahwa dari hasil pengecekan urine tersangka hasilnya positif Methamphetamine.
Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Pelaku akan dijerat dengan pasal 114 (2) junto pasal 112 (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun," jelasnya.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Berita Terkait
-
Gegara Bertengkar, Pria di Kampar Ketahuan Cabuli Anak Tiri Berulang Kali
-
Panen Madu Kelulut di Hutan Adat Kampar, Warga Raup Rp 4 Juta per Bulan
-
Dibuat Sayembara Rp 100 Juta, Begini Kronologis Hilangnya Istri Bang Ucok
-
Geger Pekerja Kanopi Ditemukan Tewas Dalam Rumah, Dua Rekan Kritis
-
Alasan Pria di Riau Bikin Sayembara Rp 75 Juta buat Temukan Istri Pergi
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai
-
Antrean Solar Mengular, Polisi Temukan Gudang Penimbunan BBM di Pekanbaru
-
Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing