- Lima orang meninggal dalam kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, Sabtu (6/6/2026).
- Kelimanya merupakan Toyota Hiace yang bertabrakan dengan sebuah Dump Truck.
- Sementara 5 penumpang yang terluka dilarikan ke rumah sakit di Pekanbaru.
SuaraRiau.id - Kecelakaan maut terjadi di di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai KM 46 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, pada Sabtu (6/6/2026) subuh sekitar pukul 04.30 WIB.
Dalam kecelakaan tersebut 5 orang penumpang Toyota Hiace meninggal dunia usai bertabrakan dengan satu unit Dump Truck.
Empat penumpang tewas seketika di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara satu korban lainnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan medis.
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan personel Satuan PJR Ditlantas Polda Riau langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan untuk memimpin evakuasi.
"Petugas langsung bergerak cepat mengamankan tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, serta berkoordinasi dengan pihak medis untuk memberikan pertolongan secepatnya kepada para korban," ujar Kombes Jeki Rahmat Mustika, Sabtu (6/6/2026).
Identitas korban meninggal di lokasi kejadian yakni pengemudi Hiace bernama Roka Munanda (30) serta tiga penumpang di tempat, yakni Tabrani (60), Nuraini (55), dan Usman R (80).
Sedangkan satu korban tewas lainnya teridentifikasi bernama Rasmida (57), yang dinyatakan meninggal dunia di Klinik Kasih Ibu Kandis.
Sementara 5 penumpang lain yang selamat mengalami cedera bervariasi langsung dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru.
Kombes Jeki menyebutkan bahwa Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polres Siak dan pihak Jasa Raharja telah melakukan olah TKP secara komprehensif untuk mendalami kronologi serta mengumpulkan bukti-bukti teknis di lapangan.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, menguraikan jika kecelakaan maut ini bermula saat mobil Toyota Hiace yang mengangkut sembilan orang penumpang melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai.
Kendaraan travel tersebut bergerak di lajur kiri jalan tol dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali secara mendadak.
"Sesampainya di KM 46+200 Jalur A Tol Pekanbaru-Dumai, diduga kuat pengemudi Toyota Hiace mengalami microsleep atau tertidur sesaat," jelas Eko.
Akibatnya, kendaraan hilang kendali dan langsung menabrak bagian belakang dump truck Hino yang sedang bergerak konstan di depannya.
AKBP Eko menyatakan pihaknya telah meminta PT Hutama Karya selaku pengelola tol untuk mengaktifkan public address di gerbang tol serta memasang pita kejut (rumble strips) di titik rawan.
"Kami juga menginstruksikan anggota PJR untuk menyalakan sirene pada jam-jam rawan subuh sebagai pengingat, dan kami mengimbau pengendara untuk wajib memanfaatkan rest area jika merasa mengantuk," tegas Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Keluarga Prasejahtera
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis