SuaraRiau.id - Petugas gabungan saat ini sedang berjibaku melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Riau.
Ada beberapa titik kebakaran lahan yang hingga saat ini apinya masih dalam proses pemadaman oleh petugas gabungan.
Di antaranya ada di desa Kempas, Kecamatan Pekan Tua, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Kemudian di Kuala Cenaku dan Kuala Maya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Kemudian di Rupat, Bukit Batu Tanjung Uban, Kabupaten Bengkalis. Sedangkan di Kabupaten Siak kebakaran lahan juga terjadi di daerah Bunsur dan Mengkapan.
Kemudian kebakaran lahan juga terjadi di Mundam Kota Dumai, kemudian di Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan di kota Dumai.
"Di Lubuk gaung ini pernah kebakaran hebat di tahun 2019 lalu, ini terulang lagi dan sekarang petugas sedang bekerja keras untuk melakukan proses pemadaman, sore nanti kita akan kembali melakukan rapat evaluasi, kalau memang dibutuhkan tambahan kekuatan kita akan tambah regu ke sana," kata Koordinator Wilayah Manggala Agni Provinsi Riau, Edwin Putra, Kamis (25/2/2021).
Edwin mengungkapkan, cuaca panas yang saat ini terjadi di Riau membuat kebakaran lahan dengan cepat meluas. Petugas harus berjibaku memadamkan api agar api tidak terus menjalar.
"Ada beberapa daerah yang sudah lima sampai seminggu ini tidak hujan, jadi lahannya kering, sehingga api tidak hanya terlihat diatas, tapi sudah masuk kebawah gambut, baranya terus menjalar, ini yang butuh waktu untuk proses pemadamannya," ujarnya.
Karhutla terkendali
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger melaporkan situasi terkini terkait penanganan karhutla Riau.
Dia menyebut bahwa api di setiap daerah yang terpantau terjadi karhutla, sudah bisa dikendalikan dan kini dalam proses pendinginan.
“Sejauh ini sejumlah daerah yang terjadi karhutla sudah berhasil dikendalikan. Dan saat ini sedang dalam tahapan pendinginan,” kata Edwar Sanger.
Dia menambahkan, kerja tim di lapangan dalam upaya penanganan lahan yang terbakar di beberapa daerah terbantu dengan turunnya hujan.
Meski demikian, masih ada beberapa titik api yang masih menyala, dan sedang dalam tahapan pemadaman oleh petugas di lapangan.
“Kami berkoordinasi terus. Situasinya kini api sudah bisa dikendalikan. Itulah yang kami laporkan juga ke Pak Gubernur (Syamsuar) sebagai tindak lanjut penanganan karhutla di Riau pascapenetapan status siaga kemarin,” ungkapnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Riau Syamsuar secara resmi telah menetapkan status siaga karhutla tingkat provinsi. Status Siaga Karhutla berlaku mulai 15 Februari hingga 31 Oktober 2021.
Berita Terkait
-
Lahan Gambut Terbakar di Riau Capai 248 Hektare, Bengkalis Terluas
-
Sudah 30 Hektare Lahan di Siak Terbakar, Sempat Diselimuti Kabut Tipis
-
Karhutla Siak: 16 Hektare Lahan Gambut Terbakar, Tim Pemadam Dikerahkan
-
29,5 Hektare Lahan Sawit di Agam Terbakar, Tersebar di 5 Titik
-
Bikin 5 Hektare Lahan Gambut Pulau Rupat Terbakar, Dua Orang Ditangkap
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Karhutla Riau Diprediksi Meningkat di Juni 2026 Akibat El Nino
-
Siswa SMP Meninggal Akibat Ledakan di Sekolah, Disdik Siak Bantah Isu Rakit Bom
-
Sekda Riau Jadi Saksi Sidang Korupsi Dinas PUPR yang Seret Abdul Wahid
-
BRI Dukung Kolaborasi Pegadaian-SMBC, Perkuat Inklusi Keuangan dan Ekonomi Rakyat
-
SF Hariyanto Tanggapi Isu Perselingkuhan Seret Pejabat Pemprov Riau