SuaraRiau.id - Jajaran Polda Riau menangkap sepuluh penambang pasir ilegal di Jalan Simpang Puncak, Kecamatan Mandau dan Dusun Pasir Putih, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis Riau.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi mengungkapkan para pelaku ini melakukan aksi penggalian pasir secara ilegal.
Ke sepuluh pelaku yakni inisial BI sebagai operator alat berat, SS pengelola usaha, AR pengelola usaha, SD operator alat berat, SK dan IM sebagai juru tulis, IT juru tulis, MS dan YS juru tulis dan RW sebagai operator alat berat.
"Sepuluh orang ini telah melakukan kegiatan penambangan pasir secara ilegal atau tidak mempunyai surat izin. Dari 10 orang ini 3 orang berperan sebagai pengelola, 4 orang sebagai operator alat berat dan 3 orang lagi sebagai juru tulis," kata Andri seperti yang dikutip Suara.com dari Riauonline.co.id, Kamis (12/11/2020).
Penangkapan penambang pasir ilegal ini, lanjutnya, dilakukan pada Rabu (11/11/2020) serta telah mengamankan beberapa barang bukti yang digunakan untuk melakukan tambang liar tersebut.
"Pada hari Rabu, 11 November 2020 tim melakukan penangkapan kepada 10 orang ini serta alat bukti 4 buah alat berat ekskavator, 4 unit alat hisap pasir, buku catatan penjualan serta uang tunai Rp 4,1 juta," terang Andri.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir
-
PPPK Paruh Waktu dan Honorer Pemprov Riau Terlindungi Jaminan Sosial
-
Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya
-
Harta Kekayaan Misharti, Wabup Kampar Disorot usai Viral Tegur Guru Honorer
-
Balita dan Lansia Pekanbaru Paling Banyak Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap