SuaraRiau.id - Sepasang gading gajah siap jual disita Polda Riau dari tiga tersangka di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Kamis (12/11/2020).
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengamankan dua gading itu ketika hendak dijual seharga Rp 100 juta, di Jalan Lintas Pekanbaru-Kuansing, Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing.
Dua gading gajah tersebut diamankan petugas setelah menangkap tiga orang tersangka, yakni YP, YS dan WG.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi, mengatakan, tersangka inisial YP ditangkap sebagai pemilik gading gajah selanjutnya YS sebagai perantara jual beli gading gajah, dan WG sebagai calon pembeli.
“Antara perantara dan calon pembeli keduanya sudah berada di rumah YP selama dua hari, dan pada hari yang sudah ditentukan mereka bergeser untuk melakukan transaksi jual beli gading gajah,” katanya seperti yang dikutip Suara.com dari Riauonline.co.id, Kamis (12/11/2020).
Petugas yang sudah mendapatkan informasi, melakukan pembuntutan dan ketika hendak melakukan transaksi, aparat Ditreskrimsus Polda Riau langsung lakukan penyergapan.
“Ketika kita lakukan penggeledahan, kita temukan di dalam mobil yang dikendarai pelaku, dua batang gading gajah sepanjang 80 centimeter dengan ukiran yang sempat dibuat tersangka,” terangnya.
Kombes Andri, menambahkan, berdasarkan pengakuan pelaku, gading gajah itu didapatkan dari Provinsi Jambi, dan sudah lama dimiliki oleh pelaku.
Ketiga pelaku bakal dijerat Pasal 21 dan Pasal 40 undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistem, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Berita Terkait
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu