Eko Faizin
Rabu, 11 November 2020 | 14:25 WIB
Ilustrasi Covid-19 (Unsplash/Adam Niescioruk)

SuaraRiau.id - Narapidana (napi) atau warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Provinsi Riau yang positif Covid-19 kini bertambah menjadi 407 orang.

Kepala Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Riau, Ibnu Chuldun dalam pernyataan persnya mengatakan para napi sudah kita pisahkan bloknya dengan napi yang non-isolasi. Jadi ini langkah untuk mencegah yang lainnya.

Jumlah warga binaan Lapas Pekanbaru yang terkonfirmasi Covid-19 bertambah 50 orang, dari sebelumnya sudah terdeteksi 357 orang.

“Informasi yang saya terima, jumlahnya menjadi 400-an warga binaan yang terpapar,” ujarnya kepada Antara di Pekanbaru, Rabu (11/11/2020).

Warga binaan yang terinfeksi virus Corona, lanjut Ibnu, pada umumnya tidak menunjukkan gejala. Kemungkinan penambahan kasus baru masih ada karena hasil uji swab massal terhadap warga binaan Lapas belum ke luar semua.

“Hasil swab mandiri yang kita lakukan, ada sekitar 100 orang lagi yang belum ke luar hasilnya,” terangnya.

Ibnu sempat mengatakan kapasitas hunian Lapas Kelas IIA Pekanbaru sejatinya hanya untuk 771 orang. Namun, kini dihuni sebanyak 1.501 warga binaan.

Adapun jumlah petugas sebanyak 109 orang.

Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Riau membentuk tim supervisi untuk mengawasi pelaksanaan isolasi mandiri pasien di Lapas Pekanbaru.

"Saya sudah tugaskan kepala dinas kesehatan, tolong disiapkan tim supervisi untuk mengecek saudara-saudara kita yang menjalani isolasi mandiri," kata Gubernur.

Syamsuar mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Riau terkait penanganan kasus Covid-19 di Lapas Pekanbaru.

Ia juga mengatakan pihaknya telah menyiapkan Rumah Sakit Umum Daerah untuk melakukan penanganan terhadap narapidana yang positif Covid-19 yang mengalami gejala sedang dan berat.

Perawatan napi maupun tahanan di rumah sakit juga harus ada penjagaan khusus, karena itu perlu ada CCTV yang bisa memantau napi agar tidak kabur saat dirawat di luar Lapas. (Antara)

Load More