SuaraRiau.id - Ratusan warga memadati Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru, Sabtu (7/11/2020) pagi.
Warga datang untuk mendapatkan pelayanan kependudukan di instansi itu.
Pantauan Suara.com sejak pagi, Komplek Mal Pelayanan Publik (MPP) itu sudah disesaki masyarakat Pekanbaru. Warga terus berdatangan sehingga membludak. Petugas terlihat mengatur antrean agar tidak terjadi penumpukan.
Sebagian warga bahkan ada yang tiba dan mengantre sejak pagi. Seperti yang dilakukan Eca (40) warga Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru.
Eca mengatakan, dirinya mendatangi Disdukcapil untuk mengurus e-KTP anaknya.
“Katanya ada info di media sosial, pengurusan KTP siap dalam sehari, ini saya dari tadi diopor sana diopor sini, tidak jelas,” ujar Eca.
Ia bersama anaknya mengaku sudah datang dari pukul 05.00 WIB pagi untuk melakukan perekaman e-KTP di Kantor Disdukcapil Pekanbaru.
Warga lain bernama Nanda (32) juga mengeluhkan pelayanan itu. Menurutnya seharusnya dibuatkan nomor antrean agar lebih tertib.
Ia rencananya ingin mengurus KTP yang rusak. Namun memilih pulang mengingat antrean warga cukup panjang.
"Kalau bisa dibuat per kecamatan agar lebih mudah pengurusan administrasi dan warga tidak menumpuk di lokasi (disdukcapil)," ujar Nanda yang menunggu sejak pukul 07.00 WIB ini.
Dukcapil Weekend
Disdukcapil menyiapkan jadwal bagi warga yang sudah berusia 17 tahun yang ingin melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) selama dua hari yaitu pada Sabtu-Minggu (7-8/11/2020).
Selain perekaman KTP bagi usia 17 tahun, "Dukcapil Weekend" juga membuka pelayanan pengurusan KTP rusak dan hilang.
Kepala Disdukcapil Pekanbaru Irma Novrita mengatakan, waktu perekaman untuk usia 17 tahun tersebut dibuka pada Sabtu (7/11/2020) dan Ahad (8/11/2020) kata Kepala Disdukcapil Pekanbaru Irma Novrita, Sabtu (7/11/2020).
Kepala Disdukcapil Pekanbaru Irma Novrita mengatakan, untuk waktu registrasi atau pendaftaran dibuka dari pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB.
"Syaratnya cukup dengan membawa foto kopi KK (kartu keluarga) dan KTP akan langsung dicetak," jelas Irma.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Buka Peluang Kerja Inklusif
-
Prabowo Bikin Badan Gambut dan Mangrove Baru, WALHI Riau: Seperti Dejavu
-
Bupati Afni Meradang, DBH Migas Siak Dipotong 70 Persen Tahun Depan
-
Perlindungan Anak di Kuansing Disorot Staf Presiden, Pemkab Ungkap Kendala